Hagia Sophia

26 November 2023

Lepas Nyamuk Wolbachia, Kini Yogya Catatkan Rekor Terendah DBD

Foto: Getty Images/iStockphoto/PongMoji

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta disebut mencatat kasus rekor demam berdarah dengue (DBD) terendah sepanjang sejarah pada tahun 2023. Penurunan kasus DBD ini tak lepas dari teknologi nyamuk Wolbachia yang disebar di kota tersebut.

Kota Yogyakarta menjadi kota pertama di Indonesia yang mengimplementasikan teknologi nyamuk ber-Wolbachia dalam pengendalian DBD. Sejak program dimulai pada tahun 2016, angka kasus DBD di Kota Yogyakarta berangsur menurun, dan pada tahun 2023 mencatatkan rekor terendahnya di angka 67 kasus.

"Pada tahun 2016 jumlah kasus di Kota Yogyakarta masih sangat tinggi, mencapai lebih dari 1.700 kasus. Tahun 2023 sampai pada minggu lalu tercatat hanya di angka 67, terendah sepanjang sejarah di Kota Yogyakarta," kata dr Lana Unwanah, Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta dikutip dari laman UGM, Sabtu (25/11/2023).

dr Lana menambahkan penurunan kasus DBD tidak terlepas dari intervensi program nyamuk ber-Wolbachia yang dilakukan sejak tahun 2016 yang dibarengi dengan cara-cara pemberantasan nyamuk dengan 3M dan jumantik.

Lana menerangkan, berkat penerapan program WMP pengendalian DBD di Kota Yogyakarta kini berjalan lebih efektif. Seiring dengan tren penurunan angka kasus dan tingkat rawat inap, kebutuhan akan intervensi fisik berupa pengasapan atau fogging menjadi berkurang. Penggunaan anggaran pemerintah daerah untuk penanganan DBD pun menjadi lebih efisien sehingga dapat dialokasikan untuk penanganan penyakit lainnya.

Implementasi teknologi ini dilakukan melalui penitipan ember berisi telur nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di habitat alaminya di lingkungan masyarakat, dengan dukungan dari Dinas Kesehatan dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Sebagai informasi, nyamuk wolbachia sendiri adalah nyamuk aedes aegypti yang diinfeksi dengan bakteri Wolbachia. Teknologi ini bertujuan untuk mengendalikan penularan virus Dengue, penyebab DBD.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Yogya Catat Rekor DBD Terendah Sepanjang Sejarah usai Lepas Nyamuk Wolbachia"