Hagia Sophia

29 January 2024

Makanan dan Minuman Ini Dipercaya Bisa Perpanjang Umur

Makanan dan minuman tertentu bisa membantu memperpanjang usia (Foto: Getty Images/iStockphoto/ronstik)

Hidup dengan usia yang lebih panjang dan sehat merupakan impian dari banyak orang. Makanan adalah salah satu faktor utama penentu dari hal tersebut. Sebenarnya menu makan seperti apa yang bisa membuat badan lebih sehat dan memperpanjang usia?

Dokter dan ilmuwan pangan Dr William Li mengungkapkan ada beberapa makanan tertentu yang dapat membantu tubuh lebih kuat terhadap penyakit. Ia membuat daftar menu makanan yang terinspirasi dari perpaduan dua budaya makan sehat Mediterania dan Asia Perpaduan tersebut ia beri nama Mediterasian.

Mediterania dan Asia dikenal sebagai wilayah Blue Zone. Wilayah Blue Zone adalah istilah yang digunakan pada daerah yang penduduknya lebih panjang umur dan menua dengan sehat. Apa saja makanan yang dikonsumsi?

Buah-buahan
Jenis buah-buahan yang paling dianjurkan dalam pola makan Mediteranian adalah apel, pir, anggur, dan alpukat. Dr William mengatakan mengonsumsi tiga apel dalam sehari dapat membantu proses mengurangi lemak tubuh.

"Pir merupakan sumber serat makanan yang sangat baik (buah berukuran sedang mengandung 6 gram) untuk kesehatan usus. Sedangkan anggur mengandung flavonoid dan vitamin C yang merupakan antioksidan kuat yang bisa melindungi DNA dan sebagai zat anti-inflamasi," ucap Dr William dikutip dari CNBC, Minggu (28/1/2024).

Bagaimana dengan alpukat? Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Zat tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Sayuran
Jenis sayuran yang paling direkomendasikan dalam pola makan Mediteranian adalah brokoli, wortel, dan jamur. Brokoli kaya akan sulforaphane yang melindungi sel induk, meningkatkan kesehatan usus dan metabolisme, serta memperkuat respons imun.

Wortel yang sering menjadi tambahan sayur sup memiliki kandungan serat tinggi. Sayuran ini cocok untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

"Sedangkan untuk jamur itu mengandung serat larut yang disebut beta-D-glukan yang merangsang pertahanan untuk menumbuhkan pembuluh darah baru yang diperlukan untuk penyembuhan luka. Pada saat yang sama, hal ini dapat mencegah pembuluh darah berbahaya menjadi sumber kanker," kata Dr William.

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan menu makanan yang sangat erat kaitannya dengan diet Mediterania. Beberapa jenis kacang yang direkomendasikan seperti kacang putih dan lentil.

"Kacang merupakan makanan bergizi yang dapat membantu mengurangi faktor risiko kardiovaskular dengan menurunkan kadar kolesterol darah. Mereka juga mengandung nutrisi berharga seperti zat besi, seng, magnesium dan folat," jelasnya.

Makanan Laut
Beberapa jenis makanan laut yang sangat diutamakan dalam diet Mediteranian antara lain adalah salmon, telur ikan, dan sarden. Salmon dan telur ikan secara alami mengandung omega-3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

Sedangkan ikan sarden semenjak lama sudah menjadi makanan laut Mediterania. Ikan ini mengandung bioaktif yang dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan kolesterol darah.

Minuman
Dr William menuturkan teh hijau atau matcha dan teh oolong menjadi minuman sehat yang dianjurkan dalam diet Mediterasian. Dalam penelitian, matcha dapat melawan efek metabolik dari diet tinggi lemak.

"Sedangkan dalam sebuah studi Departemen Pertanian AS menunjukkan bahwa minum enam cangkir teh oolong tiga hari seminggu dapat meningkatkan metabolisme secara keseluruhan," ucap Dr William.

Selain matcha dan teh oolong, ia juga menyarankan konsumsi extra virgin olive oil (EVOO). Minyak zaitun merupakan sumber polifenol yang kuat untuk meningkatkan pertahanan kesehatan.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dianjurkan Dokter, Ini Makanan dan Minuman Super yang Bisa Perpanjang Umur"