Hagia Sophia

06 February 2024

Manfaat Tummy Time untuk Bayi Serrta Cara Melakukannya

Foto: iStock

Bayi perlu diberikan stimulasi agar memiliki tumbuh kembang yang baik. Salah satunya, orang tua dapat melakukan tummy time. Stimulan ini bisa diberikan kepada bayi sejak usia 0 bulan.

Tummy time adalah latihan untuk bayi dengan memposisikannya secara tengkurap sehingga bayi bertumpu pada perutnya. Latihan ini dilakukan dalam waktu singkat ketika bayi sedang terjaga, dan tentunya harus diawasi.

Jika biasanya bayi hanya berbaring telentang dengan menatap langit-langit, tummy time dapat memberi mereka sudut pandang berbeda. Bayi akan bisa melihat apa yang ada di sekelilingnya.

Di sisi lain, stimulasi ini memainkan peran penting dan bermanfaat bagi perkembangan bayi. Lantas, apa saja manfaat tummy time pada bayi?

Manfaat Tummy Time untuk Bayi

Meski terkesan sederhana, tummy time memiliki manfaat baik dan penting bagi bayi. Berikut manfaat tummy time dikutip dari laman Cleveland Clinic.

1. Mengembangkan Keterampilan Motorik
Ketika diposisikan tengkurap, bayi akan menggunakan otot leher, bahu, punggung, dan lengan. Dengan membiasakan tummy time, otot di area tersebut akan berkembang kekuatannya.

Bayi nantinya menjadi lebih mudah mengangkat kepala, berguling, sampai merangkak. Pada akhirnya dapat bantu bayi menguasai kemampuan duduk, berdiri, hingga berjalan.

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang tidak melakukan tummy time lebih mungkin mengalami keterlambatan perkembangan motorik.

2. Mengurangi Terjadinya Kelainan Bentuk Tengkorak
Bayi memang sebaiknya tidur dengan telentang, karena dapat bantu mengurangi risiko kematian mendadak (SIDS).

Namun jika terlalu banyak menghabiskan waktu telentang, kepala bayi kemungkinan bisa menjadi datar (positional plagiocephaly). Dengan tummy time singkat yang dilakukan rutin setiap harinya, maka dapat mencegah terjadinya kondisi tersebut.

Walau plagiocephaly tidak berbahaya, tapi beberapa jenisnya bisa disebabkan oleh kondisi serius yang disebut craniosynostosis.

3. Meningkatkan Perkembangan Sensorik
Posisi tengkurap saat tummy time memungkinkan bayi merasakan posisi dan gerakan tubuh. Dengan membuatnya bertumpu pada perut, bayi akan mulai belajar menggerakkan kepala, lengan, dan kaki.

4. Kesempatan untuk Mempererat Ikatan Orang Tua dan Anak
Jika merasa bayi newborn tidak bisa diajak bersenang-senang, dengan tummy time itu dapat terjadi. Meski latihan posisi ini tidak terlalu interaktif, tapi bisa menjadi langkah awal untuk mempererat bonding antara orang tua dan anak.

Seiring berjalannya waktu, tummy time juga dapat menjadi aktivitas seru bagi bayi dengan sambil bermain.

Sejak Usia Berapa Tummy Time Dimulai?

Tummy time sudah dapat dimulai sejak bayi usia 0 bulan. American Academy of Pediatrics bahkan menyebut latihan ini telah bisa dilakukan segera setelah bayi lahir.

Namun tetap, saat bayi melakukan tummy time harus dalam pengawasan dan tidak boleh dibiarkan sendirian ketika dalam posisi tengkurap.

Lantaran ketika posisi ini, wajah bayi dapat membentur lantai atau juga tertunduk sampai tidak bisa bernapas karena belum mampu mengangkat kepala.

Cara Melakukan Tummy Time untuk Bayi

Jika ingin mula mencoba tummy time, bisa lakukan cara berikut.

1. Usia 0-2 Bulan
Untuk bayi baru lahir, tummy time dapat dilakukan dengan meletakkan bayi di dada atau di pangkuan. Cara ini akan membantu mereka terbiasa dengan posisi tengkurap.

Ketika bayi sudah menguasai dan lebih nyaman saat tengkurap, maka bisa coba melakukan tummy time di atas matras atau alas selimut yang dilebarkan di permukaan datar. Kemudian dapat menyiapkan gulungan kain kecil untuk menopang lengan dan dadanya.

Pada bayi newborn sampai usia 2 bulan, tummy time dilakukan sebanyak 2-3 kali sehari selama 3-5 menit masing-masingnya.

2. Usia 2-4 Bulan
Di usia 2-4 bulan, bayi mulai bertambah kuat dengan kontrol kepala yang lebih baik. Bayi juga akan sadar dengan lingkungan sekitarnya.

Pada saat ini, waktu tummy time dapat ditambahkan menjadi lebih lama dan lebih teratur dari sebelumnya. Gulungan kain juga mungkin sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menopang mereka.

Menurut Departemen Kesehatan Amerika Serikat, bayi usia 2 bulan bisa mendapatkan total waktu tummy time selama 15-30 menit setiap harinya.

3. Usia 4-6 Bulan
Tummy time bisa menjadi lebih menyenangkan saat bayi berusia 4-6 bulan. Pada kala itu, bayi akan memiliki kekuatan otot yang lebih baik dan mungkin juga sudah bisa berguling.

Di usia tersebut, bayi dapat mulai diajak bermain dengan memperkenalkan mainan untuk dipegang atau elemen lain yang lebih interaktif.

4. Usia 6 Bulan ke Atas
Pada usia lebih dari 6 bulan, bayi dapat diajak tummy time dengan total waktu 1 jam setiap harinya. Ini bisa dilakukan sampai bayi mulai merangkak. Seiring perkembangannya, bayi akan lanjut merangkak lebih luwes, duduk, berdiri, dan berjalan.

Perlu diperhatikan juga agar tidak memposisikan tummy time tepat setelah bayi menyusu. Karena ini bisa memberi tekanan pada perutnya sehingga dapat terjadi gumoh.

Hindari juga melakukan tummy time saat bayi mengantuk agar mereka tidak tertidur saat tengkurap. Serta selalu awasi bayi ketika tummy time ya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kenali Manfaat Tummy Time bagi Bayi dan Cara Melakukannya yang Aman"