Hagia Sophia

06 February 2024

Raja Charles III Didiagnosis Idap Kanker

Hollie Adams/Reuters

Raja Charles III didiagnosis mengidap kanker. Kabar ini diumumkan pihak Istana Buckingham. Jenis kanker yang diidap Raja Charles belum diumumkan, namun disebut bukan kanker prostat.

"Yang Mulia hari ini memulai jadwal perawatan rutin, dan selama itu beliau telah disarankan oleh dokter untuk menunda tugas-tugas yang berhubungan dengan publik," kata pihak istana dikutip dari BBC.

Bagaimana kanker itu ditemukan saat Raja sedang dirawat karena pembesaran prostatnya masih belum diketahui. Tidak ada rincian lebih lanjut yang dibagikan mengenai stadium kanker atau prognosisnya.

Berikut beberapa riwayat sakit dan pengobatan yang sempat dijalani Raja Charles:

Riwayat sakit Raja Charles III

1. Operasi Pembesaran Prostat
Raja Charles III baru saja menjalani prosedur prostat di rumah sakit swasta di London lebih dari seminggu yang lalu. Saat itu, Istana mengatakan perawatan tersebut adalah untuk kondisi yang "jinak".

Pihak Istana mengatakan Raja Charles memilih untuk mengumumkan pengobatan kankernya kepada masyarakat karena ia telah menjadi pelindung sejumlah badan amal terkait kanker ketika ia menjadi Pangeran Wales.

"Dalam kapasitas ini, Yang Mulia sering berbicara secara terbuka untuk mendukung pasien kanker, orang-orang yang mereka cintai, dan para profesional kesehatan luar biasa yang membantu merawat mereka," tambahnya.

2. COVID-19
Raja Charles III terjangkit COVID-19 sebanyak dua kali, namun para pejabat mengatakan bahwa dia hanya mengalami gejala ringan pada kedua kasus tersebut. Dia melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Skotlandia pada bulan Maret 2020, pada masa-masa awal pandemi di Inggris dan sebelum vaksin tersedia.

Dia kembali tertular virus corona untuk kedua kalinya pada Februari 2022 saat telah menerima tiga kali vaksinasi pada saat itu.

3. Cedera Olahraga
Charles adalah pemain polo dan diketahui sempat mengalami berbagai cedera selama bertahun-tahun berolahraga. Pada tahun 1980 dia terlempar dan ditendang oleh kuda poninya saat pertandingan polo di Windsor dan membutuhkan enam jahitan di pipinya.

Pada tahun 1990-an ia menjalani beberapa operasi setelah lengan kanannya patah saat terjatuh saat pertandingan polo dan cedera lutut kirinya saat pertandingan lainnya. Di tahun 2001, dia pingsan dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans ketika kudanya melemparkannya saat pertandingan polo yang dia mainkan dengan putranya Pangeran William dan Pangeran Harry.

4. 'Jari Sosis'
Sudah lama ada spekulasi tentang "jari sosis" Raja Charles yang membuat jari-jarinya bengkak. Beberapa orang berpendapat bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh penumpukan cairan, radang sendi, atau kondisi lainnya.

Dalam film dokumenter BBC tentang penobatan Charles, raja terlihat meyakinkan putranya Pangeran William ketika dia kesulitan mengencangkan salah satu jubah upacara. Dia bercanda mengatakan kepada William untuk tidak khawatir, karena "kamu tidak punya sosis seperti milikku."

5. Perawatan medis lain
Charles telah menjalani perawatan medis kecil lainnya selama bertahun-tahun. Pada tahun 2008, ia menjalani operasi kecil yang rutin untuk menghilangkan tumor non-kanker dari batang hidungnya.

Setelah itu di tahun 2003 dia menjalani operasi hernia di sebuah rumah sakit swasta. Charles, yang memiliki cakram degeneratif di dasar tulang belakangnya, juga bercerita tentang sakit punggungnya. Ia diketahui melakukan perjalanan wisata kerajaan dengan membawa bantal, dan bantal beludru biasanya diletakkan di kursinya selama jamuan makan kenegaraan di Istana Buckingham.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Riwayat Sakit Raja Charles III, Kini Didiagnosis Idap Kanker"