Hagia Sophia

17 March 2024

Akibat Konsumsi Daging Babi, Ini Penampakan Cacing Pita di Otak Seorang Pria

cacing pita ditemukan di otak pria (Foto: American Journal of Case Reports)

Larva cacing pita parasit ditemukan di otak seorang pria yang mengeluh mengalami migrainnya selama berminggu-minggu. Infeksi cacing pita ini diyakini disebabkan oleh konsumsi daging yang kurang matang.

Dalam sebuah laporan yang dirilis di American Journal of Case Reports, tim medis mendokumentasikan seorang pria Amerika berusia 52 tahun yang mengalami migrain dan tidak responsif terhadap pengobatan.

"Mengingat kecenderungan pasien kami terhadap daging babi yang kurang matang dan riwayat paparan yang tidak berbahaya, kami memperkirakan bahwa sistiserkosisnya ditularkan melalui autoinfeksi setelah mencuci tangan yang tidak benar setelah ia sendiri tertular taeniasis karena kebiasaan makannya," kata laporan itu.

Mengingat kegemarannya terhadap daging babi yang kurang matang, dokter menduga dia tertular cacing pita dari kebiasaan makannya. Pasien merespons pengobatan anti-parasit dan anti-inflamasi dan kini telah pulih sepenuhnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), larva cacing pita bisa masuk ke jaringan seperti otot dan otak, dan membentuk kista. Ketika kista ditemukan di otak, kondisi ini disebut neurocysticercosis.

"Orang terkena neurocysticercosis ketika mereka menelan telur T.solium yang dikeluarkan melalui kotoran manusia yang mengidap cacing pita," kata CDC.

Telur cacing pita menyebar melalui makanan, air, atau permukaan yang terkontaminasi tinja". Manusia menelan telur ketika mereka memakan makanan yang terkontaminasi atau memasukkan jari yang terkontaminasi ke dalam mulutnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Merinding, Ini Penampakan Cacing Pita di Otak Pria yang Doyan Makan Bacon Babi"