Hagia Sophia

08 April 2024

Bawa Anak Mudik Naik Motor? Ini Risikonya

Motor menjadi salah satu moda transportasi pilihan saat mudik. (Foto: Pradita Utama)

Saat mudik lebaran, tidak sedikit orang tua yang memboyong bayi dan anaknya dengan menggunakan sepeda motor. Memang, tidak ada aturan yang secara tegas melarang. Meski begitu, membawa anak menempuh perjalanan panjang menggunakan motor tidak dianjurkan karena lebih berisiko.

Spesialis anak dr Kurniawan Satria Denta, SpA, juga sepakat dengan anjuran tersebut, Dia menjelaskan mengajak anak mudik menggunakan motor memiliki risiko yang cukup tinggi.

"Jangankan mudik, kita pergi ke mal gitu ya, dalam kota, naik motor bareng anak itu juga gak direkomendasikan sebenarnya. Karena kan risikonya kecelakaan segala macem sangat tinggi buat si anak," ujar dr Denta saat dihubungi detikcom, Kamis (4/4/2024).

"Jadi pada dasarnya, prinsipnya berkendara mengendarai motor berdua plus membawa anak tidak direkomendasikan, mau kemana pun itu, mau dalam kota, mau mudik keluar kota," sambungnya.

Selain dari segi keselamatan, dr Denta juga mengingatkan risiko kesehatan yang bisa saja dialami anak saat mudik menggunakan motor, seperti tergencet atau terpapar polutan.

"Contoh dia usia bayi, bayi dibawa naik motor, terus abis itu bayi atau balita tergencet di antara orang tuanya, kan susah namanya, jadi sakit juga bisa. Atau nanti anak ditaruh di depan, nanti kena polusi dan lain sebagainya, juga lebih gampang sakit," paparnya.

Selain itu, efek perjalanan panjang juga berpotensi membuat anak menjadi kelelahan dan bahkan stress.

"Kalau motor itu kan butuh energi yang lebih, karena kan nggak bisa asal duduk aja, jadi nanti kelelahan, stress, dan lain sebagainya kalau di anak nanti juga jadi resiko," tandas dr Denta.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Terpaksa Bawa Anak Mudik Pakai Motor? Dokter Ingatkan Risiko Ini"