Hagia Sophia

28 January 2026

Untuk Cegah Virus Nipah, Thailand Perketat Pendatang dari India

Thailand skrining ketat pelaku perjalanan dari India. (Foto: The Government Public Relation Departement Thailand.)

Pemerintah Thailand resmi memperketat pengawasan di pintu masuk negara bagi pelancong yang tiba dari India. Langkah ini diambil menyusul laporan wabah virus Nipah (NiV) yang terdeteksi di wilayah Bengal Barat, India.

Dikutip dari The Bangkok Post, Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand mulai mengaktifkan skrining kesehatan di dua bandara tersibuk, yakni Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang. Petugas medis kini memberikan perhatian khusus pada penumpang yang memiliki riwayat perjalanan dari area terdampak guna mencegah masuknya virus mematikan tersebut.

"Bandara telah mengintegrasikan operasionalnya dengan Pos Pemeriksaan Pengendalian Penyakit Menular Internasional, secara proaktif mendirikan titik-titik pemeriksaan bagi penumpang yang tiba dari daerah yang terdampak untuk memantau dan mencegah potensi penyebaran penyakit secara cermat," demikian laporan dari The Government Public Relation Departement Thailand.

Penerbitan 'Health Beware Card'

Sebagai bagian dari prosedur pencegahan, otoritas kesehatan Thailand membagikan kartu kewaspadaan kesehatan atau "Health Beware Card" kepada para penumpang. Kartu ini berfungsi sebagai panduan deteksi mandiri selama 21 hari setelah kedatangan.

Masyarakat diminta untuk segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala-gejala berikut:
  • Demam tinggi dan sakit kepala hebat.
  • Nyeri otot dan sakit tenggorokan.
  • Batuk dan kesulitan bernapas (sesak napas).
  • Dalam kondisi parah: Kebingungan, mengantuk ekstrem, hingga kejang.
Penumpang diminta jujur

Otoritas menekankan pentingnya kejujuran penumpang dalam menyampaikan riwayat kontak, terutama jika mereka pernah berinteraksi dengan kelelawar, hewan ternak yang sakit, atau individu yang terkonfirmasi terinfeksi virus Nipah sebelum tiba di Thailand.

Langkah sigap Thailand ini sejalan dengan peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memasukkan virus Nipah dalam daftar patogen prioritas karena potensi epidemi dan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Hingga saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk infeksi ini. Oleh karena itu, deteksi dini di bandara dianggap sebagai benteng pertahanan utama untuk memutus rantai penularan di pintu masuk negara.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Antisipasi Virus Nipah, Thailand Skrining Ketat Penumpang Pesawat dari India"