![]() |
| Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong) |
Belum lama ini heboh kabar selebgram Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Jakarta Selatan. Kabar ini begitu mengejutkan netizen karena usianya masih sangat muda, yaitu 26 tahun.
Kemudian, terungkap bahwa rupanya Lula memang sempat mengalami masalah kesehatan seperti pembengkakan usus dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Pada akhirnya, tak sedikit netizen mempertanyakan apakah GERD bisa memicu kematian mendadak?
Spesialis penyakit dalam Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH mengungkapkan secara umum kondisi GERD tidak dapat menyebabkan kematian secara mendadak. Namun, kondisi ini tetap harus menjadi perhatian dan mendapatkan perawatan tepat.
Menurut Prof Ari, GERD dapat memperburuk kondisi pasien apabila memiliki infeksi atau komplikasi penyakit lain.
"Yang paling dekat bisa menyebabkan kondisi infeksi, kemudian terjadi infeksi sistemik atau sepsis. Itu memang bisa berujung kepada kematian. Nah, kondisi-kondisi lain itu bisa saja memperburuk keadaan," jelasnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, pengobatan GERD harus dilakukan teratur. Bila kondisi terkontrol, maka masalah medis lain tidak akan memperburuk kondisi pasien.
Risiko Pembengkakan Usus
Lula Lahfah juga sempat mengidap pembengkakan usus sebelum meninggal. Ia sempat curhat pada sahabatnya Keanu karena harus menjalani prosedur endoskopi untuk melihat kondisinya.
"Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy," ucap Lula pada Keanu, dikutip detikcom, Senin (26/1/2026).
Spesialis penyakit dalam dr Rudy Kurniawan, SpPD menekankan sebagian besar gangguan pada usus dapat ditangani dengan baik bila terdeteksi dan ditangani sejak dini. Namun, pada situasi tertentu, kondisi peradangan yang tidak tertangani optimal bisa berkembang menjadi lebih berat.
"Pada kondisi berat atau parah, pembengkakan usus dapat menimbulkan komplikasi serius seperti sumbatan total, perdarahan, perforasi (lubang) usus, infeksi berat hingga sepsis," ungkap dr Rudy pada detikcom, Minggu (25/1/2026).
Pembengkakan usus bisa disebabkan oleh banyak hal. Umumnya oleh radang usus kronis seperti Crohn atau kolitis ulseratif. Penyebab lain bisa juga seperti infeksi, sumbatan usus, hingga gangguan aliran darah usus.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Penjelasan Dokter soal GERD dan Kematian, Ini yang Terjadi Jika Aslam Tak Ditangani"
