![]() |
| Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/huettenhoelscher) |
Seorang pria di Amerika Serikat sukses menurunkan lebih dari 40 kg berat badan dalam waktu 15 bulan. Perubahan ini membuat tubuhnya lebih sehat dan berhasil menyelesaikan cabang olahraga triathlon.
Untuk menurunkan berat badan, pria bernama Wes Whitaker itu hanya menerapkan satu aturan sederhana. Ia membuktikan bahwa dengan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan hasil yang besar.
Whitaker (36) sebelumnya sudah menerapkan hidup aktif dan rutin berlari. Saat itu, ia merasa bisa makan apa saja tanpa khawatir karena tubuhnya tetap bugar.
Namun, semuanya berubah setelah ia menjadi seorang ayah untuk pertama kalinya. Hari-harinya yang sibuk membuatnya mulai jarang berolahraga dan lebih sering mengonsumsi makanan tidak sehat, termasuk makanan cepat saji.
Lama-kelamaan, berat badan Whitaker terus naik. Ia mulai merasakan dampaknya, seperti mudah lelah, sering sesak napas, bahkan kesulitan melakukan aktivitas sederhana semacam menggendong anak atau naik tangga.
Selain itu, ia juga mengalami nyeri sendi dan sakit kepala yang membuat aktivitas sehari-hari terasa semakin berat.
Perubahan Besar yang Terjadi
Perubahan besar terjadi pada Februari 2024 saat Whitaker menimbang berat badannya. Saat itu, berat badannya mencapai 277 pon atau sekitar 125 kg, yang menjadi berat badan tertinggi dalam hidupnya.
Momen itu membuatnya tersadar bahwa kondisi kesehatannya sudah tidak baik. Ia mulai memikirkan risiko penyakit, terutama diabetes, karena riwayat keluarga. Lebih dari itu, ia merasa tidak bisa menjalani peran sebagai ayah dengan maksimal.
"Saya harus bisa hadir untuk anka saya dan menjadi ayah yang ia butuhkan," ucap Whitaker dikutip dari Men's Health.
Aturan Sederhana yang Diterapkan
Whitaker kemudian memutuskan untuk mengubah pola hidupnya dengan satu aturan utama, yaitu membatasi asupan karbohidrat. Ia hanya mengonsumsi maksimal 30 gram karbohidrat per hari tanpa adanya 'cheat meal' atau hari bebas diet.
Ia juga lebih disiplin dalam memilih makanan dengan membaca label dan memastikan semua yang dikonsumsi sesuai target. Makanan seperti roti, pasta, dan gula hampir sepenuhnya dihindari.
Sebagai gantinya, ia mengonsumsi makanan tinggi protein dan sayuran seperti telur, daging, ikan, brokoli, dan kembang kol. Jika ingin mengonsumsi makanan manis, ia memilih alternatif rendah gula.
Perencanaan Menu Makanan
Whitaker juga mulai menyiapkan menu makanan untuk beberapa hari ke depan agar tidak tergoda makan sembarangan. Kebiasaan ini membantunya menghindari keputusan impulsif, seperti membeli makanan cepat saji.
ia juga menggunakan aplikasi untuk memantau asupan nutrisi setiap hari.
"Kalau tidak merencanakan, kita sebenarnya sedang merencanakan kegagalan," bebernya.
Hasilnya mual terlihat cepat. Dalam tiga bulan pertama, ia berhasil menurunkan sekitar 17 kg dari perubahan pola makan.
Mulai Rutin Olahraga
Ketika berat badannya mulai turun dan energinya kembali, Whitaker mulai berolahraga lagi. Ia rutin latihan lari dan angkat beban beberapa kali dalam seminggu.
Motivasinya semakin kuat setelah menonton Olimpiade 2024. Dari sana, ia menetapkan target untuk mengikuti triathlon sebagai bentuk pembuktian diri.
Pada September 2024, Whitaker berhasil menyelesaikan triathlon, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
BB Turun Lebih dari 40 Kg dalam 15 Bulan
Dalam waktu sekitar 15 bulan, Whitaker berhasil menurunkan lebih dari 40 kg. Ia juga mampu mempertahankan berat tersebut hingga sekarang. Bahkan, berbagai keluhan kesehatan yang ia rasakan kini sudah hilang.
"Saya tidak pernah merasa sebaik ini sepanjang hidup dewasa saya," tutur Whitaker.
Whitaker menyimpulkan bahwa kunci keberhasilannya adalah konsistensi, disiplin, dan kemampuan untuk mengontrol pilihan setiap hari.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cerita Pria Sukses Pangkas BB 40 Kg, Begini Caranya Atur Pola Makan"
