Hagia Sophia

01 November 2022

Ini yang Harus Dilakukan Bila Terjebak dalam Kerumunan

Kerumunan di tragedi nahas Itaewon. (Foto: REUTERS/YONHAP)

Tragedi pesta Halloween Itaewon kembali mengingatkan bahaya kematian akibat kerumunan hingga berdesak-desakan, setelah sebelumnya kejadian serupa dilaporkan di Kanjuruhan. Kejadian nahas di Itaewon menimbulkan korban jiwa hingga 154 orang, sementara Kanjuruhan lebih dari 131 jiwa melayang.

Hal ini dikarenakan kebanyakan dari mereka kekurangan oksigen, hingga tidak bisa bernapas. Baru-baru ini beberapa pakar menyebut ada cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang hidup di tengah terhimpit kerumunan.

Misalnya, melindungi bagian dada dengan tangan hingga berada dalam posisi meringkuk saat melindungi diri. Kebanyakan pakar meminta orang-orang untuk tetap tenang demi keselamatan.

Dalam sebuah video viral tentang simulasi keselamatan saat berada di kerumunan, disebutkan beberapa tips seperti berikut:

Saat terjatuh, cobalah dalam posisi menyamping dan lindungi kepala dengan tangan, naikkan kaki ke atas hingga di depan dada agar daerah tersebut terlindungi. Buat posisi seperti meringkuk.

Spesialis penyakit dalam, dr Andi Khomeini Takdir Haruni, SpPD-KPsi dari Junior Doctor Network Indonesia setuju dengan langkah tersebut. Pasalnya, bagian vital dapat terlindungi di tengah posisi genting tak bisa keluar dari kerumunan.

"Karena pada posisi misal orang berdesak-desakan baik dia berdiri apalagi dia sudah terjatuh maka yang paling penting adalah posisi untuk melindungi agar rongga dada di mana jantung dan paru-paru berada di dalam rongga dada itu tetap bisa berfungsi optimal," beber dia.

"Yang kedua pada saat posisi berdiri kepala kan cukup aman lah ya, tapi pada saat posisi seseorang itu terjatuh maka yang paling mungkin adalah yang disampaikan oleh video itu, menutupi kepala, jadi dia tidak hanya melindungi rongga dada tetapi juga ikut bisa melindungi leher dan kepalanya," terang dia.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Terjebak di Kerumunan, Adakah Cara Paling Efektif untuk Bertahan Hidup?"