Hagia Sophia

01 November 2022

Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Malaysia, Warga Dianjurkan Lagi untuk Pakai Masker

Foto: AP/Vincent Thian

Kasus COVID-19 di Malaysia kembali ngegas. Belum genap dua bulan pencabutan aturan penggunaan masker, kini negeri jiran tersebut kembali meminta warganya untuk menggunakan masker.

Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, mengatakan bahwa Malaysia kini tengah dihadang gelombang kecil infeksi COVID-19 usai peningkatan jumlah kasus. Lantaran hal ini, Khairy mengatakan penggunaan masker saat ini "sangat dianjurkan" meski tetap bersifat sukarela.

Pada saat konferensi pers di Putrajaya, Senin (31/10/2022), Khairy mengatakan kasus terkonfirmasi antara 23 dan 29 Oktober meningkat 16,5 persen menjadi 16.917 kasus dari minggu sebelumnya 14.255 kasus.

Adapun penambahan kasus terkonfirmasi tersebut diikuti dengan penambahan jumlah pasien di rumah sakit yakni sekitar 14,3 persen per 100.000 orang. Meski begitu, kata Khairy, penggunaan tempat tidur ICU akibat infeksi COVID-19 hanya naik 2 persen selama periode ini.

"Kami menemukan bahwa dalam hal masuk ke rumah sakit pemerintah, yang paling banyak adalah mereka yang memiliki gejala ringan, bukan gejala yang serius," katanya, dikutip dari Malaymail.

Hingga kini masih belum bisa dipastikan apakah apakah gelombang COVID-19 kali ini akan lebih buruk atau tidak. Namun, Khairy menyebut Malaysia akan mengandalkan upaya masyarakat untuk mencegah situasi memburuk.

Sebelumnya, pemerintah Malaysia mencabut persyaratan untuk mengenakan masker di luar ruangan, meskipun tetap merekomendasikan penggunaan masker di tempat ramai dan untuk individu berisiko tinggi.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kasus COVID-19 Malaysia Kembali Naik, Warga Diminta Pakai Masker Lagi!"