Hagia Sophia

16 February 2023

Ini Kata Psikolog Terkait Stres Karena Terjebak Macet

Psikolog menyoroti efek stres akibat terjebak kemacetan. (Foto: Ari Saputra)

Pasca dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kemacetan di DKI Jakarta kini meningkat. Tak sedikit warga mengeluh stres imbas terjebak di tengah kemacetan selama berjam-jam.

Menurut psikolog klinis dan founder pusat konsultasi Anastasia and Associate, Anastasia Sari Dewi, ada beragam kondisi yang membuat seseorang rentan mengalami stres akibat terjebak macet. Misalnya orang yang melakukan perjalanan untuk mendatangi sebuah acara, lebih berisiko mengalami stres jika terjebak macet.

"Kalau kita ngomong stres sendiri, itu adalah kondisi di mana orang tidak mampu beradaptasi dengan situasi yang baru. Itu kan bisa menimbulkan stres. Stresnya pun bermacam-macam," ungkap Sari pada detikcom, Senin (13/2/2023).

"Untuk orang-orang yang terbiasa kena macet mungkin tingkat stresnya tidak terlalu terpengaruh secara signifikan. Tapi kalau sudah ngomongnya stuck berjam-jam dan dia juga tidak terbiasa atau mungkin ada kondisi yang sedang dia kejar atau acara yang dia kejar, tentu saja tingkat stresnya semakin lama semakin tinggi. Jadi tergantung kondisi dan tujuan orang di perjalanan tersebut," imbuhnya.

Tubuh Tak Kondusif Bikin Lebih Rentan Stres

Lebih lanjut Sari menjelaskan, orang dengan kondisi tubuh kelelahan, kurang makan, kurang minum, atau kurang istirahat lebih rentan mengalami peningkatan hormon kortisol atau hormon stres. Efeknya, tingkat emosi dan kemarahan ikut meningkat.

"Jangan lupa untuk menepi saja dulu, cari makan (atau) minum, istirahat, badannya direnggangkan dulu untuk meminimalisir stres berlebih karena faktor biologis. Jadi cek dulu biologisnya seperti apa. Makan, minum, istirahat, sudah atau belum," ungkapnya.

"Nanti kalau faktor biologis sudah terpenuhi, ada faktor eksternal lainnya yang tidak bisa dihindari, ya sudah jadinya fokus pada distraksi lainnya saja untuk mengurangi tingkat stres," pungkas Sari.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Psikolog Soroti Efek Stres Akibat Terjebak Macet Jakarta"