Hagia Sophia

06 March 2023

Beberapa Manfaat Konsumsi Daun Kelor, Bisakah Saingi Ginseng Asal Korea?

Ilustrasi daun kelor. (Foto: Getty Images/iStockphoto/bdspn)

Kelor atau Moringa oleifera adalah tanaman yang sudah lama digunakan dalam pengobatan. Tak hanya daunnya, bunga, biji, dan akarnya juga dinilai memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta tanaman herbal yang sekaligus menjadi makanan tradisional Indonesia itu untuk diteliti lebih lanjut agar bisa masuk pasar global layaknya ginseng khas Korea Selatan.

"Saya pengin ngimbangin seperti ginsengnya Korea, dibikin penelitian yang serius untuk masuk dunia internasional," ujar Menkes, dikutip dari laman Sehat Negeriku, Senin (6/2/2023)

Dikutip dari WebMD, tanaman kelor memiliki sederet vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Daunnya memiliki kandungan vitamin C yang tujuh kali lipat lebih banyak dibandingkan jeruk dan kandungan potasium yang 15 kali lebih banyak dibandingkan pisang. Selain itu, kelor juga memiliki kandungan kalsium, protein, zat besi, antioksidan, hingga asam amino yang membantu tubuh memulihkan dan membentuk otot.

Berkat kekayaan nutrisi dan mineral yang dimilikinya, tanaman ini kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk penyakit-penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, pembengkakan, infeksi bakteri dan virus, nyeri sendi, kesehatan jantung, hingga kanker.

Berikut adalah 5 manfaat mengonsumsi kelor untuk kesehatan

1. Membantu melawan radikal bebas
Kelor memiliki kandungan antioksidan yang begitu kaya. Antioksidan adalah komponen yang berperan dalam melawan radikal bebas dalam tubuh. Kadar radikal bebas dalam tubuh yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang dinilai memiliki kaitan terhadap peningkatan risiko terhadap penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Sebuah studi pada wanita menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh atau sekitar tujuh gram bubuk daun kelor secara rutin selama tiga bulan dapat meningkatkan kadar antioksidan pada darah secara signifikan.

2. Dapat menurunkan kadar gula darah
Tingginya kadar gula darah dapat memicu permasalahan kesehatan yang serius, seperti diabetes. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat memicu penyakit jantung. Maka, penting untuk menjaga kadar gula darah agar tetap dalam kadar yang normal.

Kelor dinilai efektif dalam menurunkan kadar gula darah. Sebuah studi terhadap enam pengidap diabetes menunjukkan bahwa menambahkan 50 gram daun moringa ke dalam makanan dapat menurunkan peningkatan kadar gula darah hingga 21 persen.

3. Meringankan peradangan
Peradangan pada tubuh umumnya terjadi ketika tubuh sedang melawan infeksi. Namun faktanya, peradangan juga memiliki kaitan erat dengan penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.

4. Dapat menurunkan kolesterol
Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dapat menjadi berbahaya bagi kesehatan tubuh dan berpotensi meningkatkan risiko terhadap gangguan jantung. Namun tak perlu khawatir, kelor adalah salah satu tanaman yang dinilai sangat efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

5. Dapat melindungi tubuh dari racun arsenik
Kontaminasi arsenik pada makanan dan minuman merupakan permasalahan yang terjadi di berbagai negara di dunia. Paparan terhadap racun arsenik dalam jangka panjang dapat menimbulkan beragam masalah kesehatan, seperti salah satunya adalah peningkatan risiko terhadap kanker.

Sejumlah studi terhadap daun dan biji dari tanaman kelor pada hewan menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki kandungan yang mampu melindungi tubuh dan membantu melawan paparan racun arsenik.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sederet Manfaat Kelor untuk Kesehatan, Bisa Tandingi Ginseng Korea?"