Hagia Sophia

15 April 2023

BMKG Ingatkan Paparan Sinar UV di Indonesia, Pakai Sunscreen

BMKG memperingatkan indeks sinar UV di sejumlah wilayah RI bakal mencapai kategori risiko bahaya tinggi hingga ekstrem. (Foto: Rengga Sancaya)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahaya indeks sinar ultraviolet (UV) di sejumlah wilayah Indonesia akan mencapai kategori risiko bahaya sangat tinggi hingga ekstrem. Kondisi ini terjadi pada waktu beberapa hari terakhir, termasuk Sabtu 15 April 2023.

Terpapar sinar matahari yang berlebihan akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan, artinya kita harus melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung.

"Kondisi tersebut membuat ketidaknyamanan dalam beraktivitas, terutama ketika puasa," ucap BMKG dikutip dari Instagram, Sabtu (15/4).

Menurut laporan dari BMKG, sinar UV dengan level bahaya risiko tinggi ditandai dengan warna orange, mulai berlangsung pada pukul 10.00 WIB di kawasan Indonesia Barat.

Kemudian di waktu yang hampir bersamaan, sebagian wilayah Indonesia bagian Tengah mulai didominasi dengan level bahaya risiko sangat tinggi (warna merah), atau level bahaya ekstrem yang ditandai dengan warna ungu.

Berkaitan dengan hal tersebut, BMKG pun mengimbau masyarakat Indonesia untuk menggunakan tabir surya (sunscreen) dan mengurangi waktu terpapar matahari pada pukul 10.00 hingga 16.00.

"Oleskan cairan pelembab tabir surya (sunscreen) SPF 30+ setiap dua jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang, atau berkeringat," imbau BMKG melalui akun Instagram resminya.

Manfaat Memakai Sunscreen

Sunscreen atau tabir surya merupakan salah satu perawatan kulit yang penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Sejatinya, ada 2 jenis sinar UV, yakni UVA dan UV yang dapat memicu kulit terbakar hingga kanker kulit.

Karenanya penting untuk mengoleskan tabir surya atau sunscreen ke area tubuh yang terpapar sinar matahari.

"Sinar UV matahari sangat kuat, dan hanya 15 menit di luar ruangan sudah cukup untuk menyebabkan kerusakan dan berpotensi kanker kulit dalam jangka panjang," kata Jessica "Nikki" Dietert, MD, dokter kulit bersertifikat, serta ahli bedah di Westlake Dermatology di Austin.

Sementara dokter kulit dari New York, Amerika Serikat (AS), dr Barney Kenet juga mengatakan hal yang serupa. Ia mengungkapkan setiap orang wajib menggunakan sunscreen minimal SPF 30 dan diaplikasikan setiap dua hingga tiga jam sekali untuk perlindungan kulit yang maksimal.

"Jangan tertipu dengan berpikir bahwa Anda benar-benar terlindungi [oleh sunscreen]. SPF menunjuk perlindungan dari sinar UVB, bukan UVA," ujar dr Kenet mengungkapkan alasan sunscreen wajib rutin diaplikasikan ulang.

Selain untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet, terdapat beberapa manfaat lainnya yang bisa didapatkan, yakni:
  • Menunda tanda-tanda penuaan, seperti keriput
  • Bekas luka memudar
  • Mencegah perubahan warna
  • Melindungi dari cahaya biru





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awas Sinar UV Ekstrem! BMKG Ingatkan Pakai Sunscreen"