Hagia Sophia

02 April 2023

Ibu Hamil yang Ingin Puasa Harus Dikonsultasikan dengan Dokter

Bolehkah ibu hamil minum oralit biar kuat puasa? (Foto: iStockphoto)

Keputusan untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan selama kehamilan perlu dikonsultasikan dengan dokter. Keputusan itu dapat menunjukkan apakah ibu hamil diperbolehkan untuk berpuasa atau tidak. Hal ini sangat tergantung pada kondisi yang sedang dialaminya, seperti usia kandungan, risiko komplikasi, kesehatan ibu dan janin.

Beberapa ibu hamil mengatakan jika dirinya baik-baik saja saat melaksanakan ibadah puasa. Namun, tak sedikit yang tidak dianjurkan untuk melaksanakan puasa terkait kondisinya yang tidak memungkinkan, seperti hipertensi, diabetes, dan riwayat keguguran.

Menurut Spesialis Obstetri and Ginekologi, dr Ulul Albab, SpOG, ibu hamil diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah puasa dengan kondisi yang sehat tanpa adanya masalah pada bayi maupun ibunya.

"Pada prinsipnya hamil itu sehat ya, jadi hamil itu bukan sebuah kondisi yang sakit. Nah, ketika hamil itu sehat tanpa keluhan apapun, tanpa ada komplikasi apapun. Maka, dia bisa melakukan aktivitas orang sehat sebagaimana umumnya. Salah satunya adalah juga dengan berpuasa di bulan Ramadhan," kata dr Ulul dalam Media Briefing secara virtual, Jumat (31/3/2023).

Namun, ia juga menegaskan bahwa ibu hamil sudah seharusnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungannya untuk dinyatakan bahwa kondisi kehamilannya itu sehat, yang berarti kondisi sehat pada ibu maupun bayi.

"Tetapi, kalau seandainya ada keluhan misalnya trimester awal kehamilan ibu hamil mengalami hiperemesis gravidarum, mual, muntah berlebihan ya jangan dipaksakan," tambahnya.

Tak hanya kondisi mual saja, sebagian ibu hamil juga mengalami dehidrasi akut seperti diare. Hal ini tentunya diperlukan pengobatan segera mungkin agar ibu hamil tidak mengalami kondisi tubuh yang menurun. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh ibu hamil adalah mengkonsumsi oralit.

Obat ini sedang ramai diperbincangkan oleh netizen yang menganggap bahwa selain memulihkan cairan saat terkena diare, obat juga bisa menahan rasa haus dan lapar. Namun, perlu diketahui bahwa obat ini memiliki aturan pakai dan tidak sembarangan orang bisa mengkonsumsi obat ini.

"Kalau misalnya minum biasa boleh-boleh saja sebenarnya cuman dia ada masalah apa nggak. Tadi dibilang, fungsi oralit untuk dehidrasi, kalau tidak dehidrasi ya nggak perlu-perlu banget minum oralit," lanjut dr Ulul.

Pada dasarnya ibu hamil yang mengalami diare, diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat oralit atas anjuran dokter kandungannya. Namun, ketika ibu hamil dengan kondisi yang sehat, hal ini tidak dianjurkan. Ibu hamil bisa memenuhi cairan tubuhnya dengan mengkonsumsi sayuran, buah, dan air putih secara rutin sekitar dua sampai tiga liter per harinya.

Jadi, prinsipnya bahwa ibu hamil tidak boleh kekurangan cairan pada kondisi normal. Sedangkan untuk kondisi diare, ibu hamil masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi oralit. Sekali lagi perlu diperhatikan, bahwa oralit tidak bisa dikonsumsi pada orang sehat dan tidak efektif dalam menahan rasa lapar dan haus saat puasa.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ibu Hamil Ingin Puasa, Boleh Minum Oralit Biar Kuat Nggak Sih?"