Hagia Sophia

20 April 2023

Ini Tips dari Psikolog Agar Betah Nginap di Rumah Mertua

Viral curhatan netizen yang merasa nggak betah di rumah mertua. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto)

Belakangan viral curhatan netizen soal menginap di rumah mertua selama momen Lebaran. Banyak yang mengaku tidak betah hingga mengalami gejala-gejala seperti asam lambung hingga stres.

"Ya Allah gue sih seneng2 aja nginep di rumah mertua, mertua gue kali ya yang eneg liat gue. Kalau laki-laki pada gini juga ga sih kalo ke rumah mertuanya?," tulis salah satu akun Twitter.

Menurut psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, SPsi, MSi, Psi, orang-orang yang mengalami ini mungkin tidak terbiasa atau belum mengenal mertua dengan baik. Lalu bagaimana untuk mengatasinya?

Psikolog yang akrab disapa Nina tersebut memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan agar lebih nyaman dan betah untuk menginap di rumah mertua. Sebelum berkunjung, bisa berdiskusi dengan pasangan tentang harapan dan batasan selama di rumah mertua.

"Contoh harapan seperti apa yang sebaiknya kita lakukan. Untuk batasannya, seperti ada hal-hal yang jika dilakukan mertua kepada kita, maka kita dapat menyetop pembicaraan saat itu, dan relasi tetap baik," jelas Nina saat dihubungi detikcom, Rabu (19/4/2023).

"Selain itu, bicarakan dengan anak-anak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di rumah mertua. Jika perlu, ada hal-hal yang dilatihkan kepada anak. Misalnya cara anak sungkem yang bisa dilatih dulu di rumah," lanjutnya.

Selain itu, bisa juga mulai mencari tahu kebiasaan atau hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di rumah mertua. Misalnya seperti kebiasaan bangun jam berapa, apa yang dilakukan setelah bangun, apa yang dilakukan dalam keseharian, apa yang diharapkan dan apa yang tak boleh dilakukan.

Nina juga menyarankan untuk mencari kesamaan dari segi hobi atau hal-hal yang harus kita hargai dan hormati. Ini juga bisa dilakukan untuk membuat hubungan antara seseorang dengan mertua menjadi lebih dekat.

"Usahakan punya banyak kegiatan bersama, baik itu makan bersama, sholat berjamaah, atau sekedar mengobrol. Jangan menyembunyikan diri di kamar atau menyendiri terus," tutur Nina.

"Hal ini penting untuk mendekatkan relasi kita, sekaligus menunjukkan penghargaan kita kepada tuan rumah," ujarnya.

Meski begitu, Nina menyarankan untuk tetap menyiapkan mental jika ada hal-hal yang tidak terduga terjadi selama di rumah mertua. Menurutnya, hal ini sangat penting agar kita tidak terlalu kecewa pada pengalaman yang didapat selama di rumah mertua.

"Nikmati apapun yang terjadi, baik itu sesuatu yang menyenangkan ataupun tak menyenangkan. Tidak selamanya kita akan mengalami kondisi-kondisi ini, jadi nikmati saja. Dengan menikmati, justru akan menurunkan stres kita," pungkasnya.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Nggak Betah Nginap di Rumah Mertua, Begini Tips dari Psikolog"