Hagia Sophia

01 July 2023

Cerita Wanita Kecanduan Narkoba Hingga Kulitnya Membusuk

Seorang wanita kecanduan narkoba zombie (Foto: Tangkapan Layar Tiktok @ traceymccann44)

Seorang wanita di Philadelphia, AS, bernama Tracey McCann menceritakan kisahnya saat kecanduan narkoba 'zombie' xylazine. Obat tersebut membuatnya mengalami pembekuan darah, sepsis, dan luka busuk yang sangat menyakitkan.

Awalnya, wanita berusia 39 tahun itu mengalami kecelakaan mobil serius yang membuatnya koma selama beberapa bulan pada tahun 2009. Saat terbangun dari koma, McCann berjuang melawan rasa sakit kronis. Dokter saat itu meresepkan opioid super kuat untuk meredakan rasa sakitnya.

McCann dengan cepat menjadi kecanduan pil tersebut dan kemudian beralih menggunakan heroin dan fentanil saat dokter berhenti memperbaharui resepnya. Alasan McCann beralih ke obat-obat tersebut lantaran ia ingin menghilangkan rasa sakitnya yang berkelanjutan.

"Saya tidak melihat cara lain untuk mengatasinya," aku McCann, dikutip dari New York Post.

Beberapa tahun menggunakan obat-obat terlarang itu, McCann merasakan ada yang berbeda pada tubuhnya. Ia tak menyadari ternyata heroin dan fentanil yang dikonsumsinya itu ada campuran xylazine di dalamnya. Ia mulai mengalami memar dan luka di tubuhnya beberapa bulan kemudian.

"Saya mulai mendapatkan luka-luka ini. Saya akan mendapatkan memar ini di malam hari, dan kulit saya akan menjadi hitam. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi, saya tidak menunjukkan kepada siapa pun, saya hanya menutupinya," imbuhnya.

Tak hanya itu, ia juga mulai mengalami pembekuan darah dan berakhir di rumah sakit. Imbas kulitnya yang membusuk, McCann nekat memotongnya tanpa bantuan medis atau operasi.

"Satu-satunya cara untuk menghilangkannya adalah dengan memotong dagingnya. Suatu kali saya tidak sengaja memotong tendon di lengan saya, dan sekarang saya tidak bisa menggerakkan jari saya dengan cara tertentu," lanjutnya.

Hingga akhirnya, McCann memutuskan untuk berhenti dan direhabilitasi. Kabar terbarunya, kini McCann sudah pulih dari kecanduan obat 'zombie' itu, bahkan sudah berjalan selama 9 bulan.

Xylazine atau disebut 'tranq' merupakan obat penenang hewan non-opioid yang tak disetujui penggunaannya untuk manusia. Hal ini dikarenakan obat tersebut bisa menyebabkan luka membusuk dan masalah pernapasan. Dikutip dari National Institute on Drug Abuse (NIDA), obat ini biasanya digunakan untuk hewan, seperti sapi atau kuda.

Xylazine sering ditambahkan ke opioid terlarang, termasuk fentanil untuk memperpanjang efek euforianya. Sebagian besar kematian overdosis terkait dengan xylazine dan fentanil juga melibatkan zat tambahan, termasuk kokain, heroin, benzodiazepin, alkohol, gabapentin, metadon, dan resep opioid.

"Xylazine membuat ancaman obat paling mematikan yang pernah dihadapi negara kita, fentanyl, bahkan lebih mematikan," kata Administrator Badan Penegakan Narkoba Anne Milgram dalam peringatan ancaman luas pada bulan Maret karena penggunaan obat tersebut menyebar dengan cepat ke seluruh AS

Philadelphia sebelumnya telah diidentifikasi sebagai pusat krisis xylazine Amerika. Kota tersebut melaporkan bahwa lebih dari 90 persen sampel obat bius yang diuji laboratorium dari tahun 2021 mengandung xylazine.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kronologi Wanita Kecanduan Narkoba 'Zombie', Kulitnya Membusuk Bak Mayat Hidup"