Hagia Sophia

04 August 2023

COVID-19 Berlalu, Kini China Dihantam Wabah Cacar Monyet

Foto ilustrasi: Shutterstock

China tengah dihadang dengan wabah cacar monyet, penyakit yang sempat bikin geger beberapa waktu lalu di Eropa dan Amerika Serikat.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada pekan di 21 Juli 2023, tercatat ada 117 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi China. Sementara pada pekan antara 5 Mei dan 21 Juli 2023, tercatat ada 315 kasus cacar monyet yang dilaporkan di negara tersebut.

"Ini terjadi setelah hanya enam kasus yang dikonfirmasi sepanjang tahun 2022," menurut data WHO.

Selain itu, WHO juga mengatakan China mengalami peningkatan tertinggi dalam jumlah kasus mingguan selama minggu terakhir pelaporan penuh, serta kasus telah meningkat lebih dari 50 persen selama tiga minggu terakhir.

"Seperti yang kita ketahui tidak hanya dari COVID ... kita hanya melihat puncak gunung es dan kita tidak begitu yakin apa besarnya masalah yang sebenarnya," Dr. Peter-Chin Hong, seorang spesialis penyakit menular di University of California, San Francisco, kepada ABC News.

"Tentu saja, mpox belum hilang dan kami telah melihatnya di sini. Tapi saya pikir itu dicontohkan di tempat-tempat yang belum pernah melihat banyak mpox sebelumnya.

Sebelumnya, wabah cacar monyet atau monkeypox global dimulai di Inggris pada musim semi 2022. Kemudian menyebar ke seluruh Eropa hingga AS. Saat ini, China masih menerapkan pembatasan COVID dengan sedikit perjalanan yang diizinkan masuk dan keluar negeri.

Meskipun WHO mengumumkan darurat kesehatan masyarakat mpox pada Mei 2023, saat itulah kasus mulai meningkat di Asia, termasuk Jepang, Thailand, dan yang terbaru, China.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bukan COVID-19, China Kini 'Diamuk' Kasus Cacar Monyet"