Hagia Sophia

22 September 2023

Orang Sehat Bisa Meninggal Mendadak, Ini Kata Dokter

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/alvarez)

Kasus meninggal secara mendadak kerap terjadi di banyak situasi. Bahkan orang yang terlihat sehat dan bugar pun ada yang meninggal mendadak. Apa penyebabnya?

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Bambang Dwiputra, SpJP(K) menyebut kematian mendadak paling sering disebabkan oleh penyakit jantung. Kondisi meninggal mendadak akibat penyakit jantung biasanya dipicu henti jantung.

"Bisa tiba-tiba seseorang yang pingsan atau meninggal mendadak saat berolahraga. Atau punya pengalaman kolega ambruk saat rapat dan meninggal mendadak, kejadian tersebut kita sebut sebagai henti jantung," kata dr Bambang dalam webinar 'Waspada Denyut Nadi Tidak Beraturan' dalam rangka menyambut Hari Jantung Sedunia, Kamis (21/9/2023).

Kematian jantung mendadak adalah kematian yang tidak terduga dan mendadak dalam waktu satu jam setelah timbulnya gejala akibat penyakit jantung. Hal tersebut umumnya disebabkan oleh hilangnya fungsi jantung untuk memompa darah akibat henti jantung.

Kematian mendadak akibat henti jantung dipicu hilangnya fungsi jantung untuk memompa darah akibat henti jantung. Apabila jantung berhenti bekerja, seluruh aliran darah yang mensuplai tubuh akan tidak berfungsi dan memicu kematian.

"Henti jantung bisa disebabkan oleh irama jantung yang mempengaruhi pompa jantung kita. Proses ini bisa terjadi di mana saja, di RS atau luar RS. Bisa saat olahraga, di kantor, jalan raya saat kecelakaan," jelas dr Bambang.

Untuk itu penting bagi masyarakat mengetahui cara melakukan bantuan hidup dasar. Pertolongan pertama ini bertujuan menjaga aliran darah tetap aktif selama henti jantung.

"Utamanya ditujukan untuk henti jantung sebelum mendapatkan pertolongan di RS. kita harapkan ini dikuasai oleh masyarakat karena bisa terjadi di mana saja," tandasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Mengapa Orang Terlihat Sehat Bisa Meninggal Mendadak? Ini Penjelasan Dokter"