Hagia Sophia

22 September 2023

Kenali Gejala dan Penularan Anjing Rabies Serta Penanganannya

Ilustrasi anjing rabies. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

Anjing rabies atau yang lebih dikenal dengan nama anjing gila sangat berbahaya karena bisa menularkan penyakit pada manusia dan paling fatal bisa menyebabkan kematian.

Anda perlu mengetahui bagaimana penularan rabies dan ciri-ciri dari anjing rabies. Selain itu, ketahui juga gejala orang yang terkena rabies, serta cara penanganan jika digigit anjing rabies.

Bahaya Penularan Rabies

Rabies termasuk salah satu zoonosis atau penyakit pada hewan. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit yang menginfeksi sistem saraf otak akibat virus rabies.

Penularan penyakit rabies bisa melalui gigitan hewan yang terkena penyakit ini. Selain gigitan, rabies juga bisa ditularkan lewat cakaran atau jilatan ludah hewan yang rabies.

Hewan yang bisa terkena rabies salah satunya adalah anjing. Namun, penyakit ini juga bisa ditularkan oleh kucing, kera, rubah, dan musang. Namun yang paling banyak menularkan adalah anjing dengan persentase 98 persen dibandingkan hewan lain.

Ciri-ciri Anjing Rabies

Ciri-ciri anjing rabies yang paling sering disebutkan adalah memiliki air liur berlebih dan sering menyerang.

Selain itu masih ada banyak ciri-cirinya yang dapat dibedakan dalam dua tipe, yaitu anjing tipe ganas dan tipe tenang.

Kita dapat mengetahui anjing rabies jika memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini:

Anjing Tipe Ganas
  • Suka menyerang dan menggigit apa saja yang bergerak atau yang ditemui
  • Berlari tanpa tujuan dan lupa pulang
  • Suara menjadi parau
  • Ekor diletakkan di antara dua paha
  • Tidak mau mengikuti perintah majikan
  • Tak mau kalah saat berkelahi
  • Takut air
  • Mengalami kejang-kejang yang disusul kelumpuhan
  • Setelah gejala pertama muncul, anjing rabies akan mati dalam 4-7 hari kemudian
Anjing Tipe Tenang
  • Memiliki air liur berlebih
  • Suka bersembunyi di tempat gelap dan sejuk
  • Tidak mampu menelan makanan
  • Mulut sering terbuka
  • Mengalami kejang-kejang singkat, bahkan seringnya tidak terlihat
  • Gejala dilanjutkan menjadi kelumpuhan
  • Anjing mati terjadi dalam waktu singkat

Gejala Orang Terkena Rabies

Jika ada orang terkena gigitan anjing, waspadai apakah anjing tersebut terpapar rabies, karena penyakit tersebut bisa menular ke tubuh manusia.

Dikutip dari situs Cleveland Clinic, gejala rabies pada manusia tidak akan muncul langsung setelah digigit oleh anjing rabies, melainkan ada fase-fase gejalanya.

Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut.

1. Fase Prodromal
Beberapa minggu setelah digigit anjing rabies, penyakit bisa muncul dan menyebar. Fase ini disebut fase prodromal dengan gejala mirip flu. Di antaranya sebagai berikut:
  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Luka gigitan terasa terbakar, gatal, kesemutan, nyeri atau mati rasa
  • Nyeri otot
  • Mual dan muntah
  • Diare
2. Gejala Neurologis Akut Rabies
Tahap selanjutnya, rabies bisa menjadi sangat parah hingga menyebabkan kelumpuhan. Gejala rabies yang ganas antara lain sebagai berikut:
  • Demam
  • Menjadi agresif
  • Gelisah
  • Kejang-kejang
  • Halusinasi
  • Kedutan otot (fasikulasi)
  • Jantung berdebar kencang (takikardia)
  • Bernapas dengan cepat (hiperventilasi)
  • Air liur berlebihan
  • Wajah lumpuh
  • Takut pada air
  • Takut jika wajah tertiup udara
  • Mengigau

3. Gejala Rabies Paralitik
Terakhir, gejala rabies paralitik yang bisa menyebabkan koma pada penderitanya. Gejalanya sebagai berikut:
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Leher kaku
  • Rasa lemah, dimulai dari bagian tubuh yang tergigit lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya
  • Kesemutan
  • Kelumpuhan
  • Koma

Cara Menangani Orang yang Digigit Anjing Rabies

Karena rabies sangat berbahaya, orang yang telah digigit anjing harus segera ditangani, meskipun tidak diketahui apakah itu anjing rabies.

Penanganan pertama yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut:
  • Cuci dengan air hangat pada bekas luka gigitan atau cakaran sampai bersih.
  • Berikan antiseptik pada luka dan tutup dengan kain atau perban.
  • Jika terasa sangat nyeri, minumlah obat pereda nyeri.
  • Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mencegah kondisi memburuk.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Anjing Rabies: Kenali Penularan, Ciri-ciri, Gejala, dan Penanganan"