Hagia Sophia

29 October 2023

Beberapa Ciri Asam Urat Lainnya yang Ditandai Nyeri dan Bengkak pada Sendi

Ilustrasi asam urat. Foto: iStock

Penyakit asam urat adalah kondisi yang tidak asing di masyarakat. Ciri khas gangguan ini adalah rasa nyeri dan bengkak pada sendi. Bagian yang sakit seperti berubah bentuk akibat adanya bengkak.

Dikutip dari Digital Repository Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), asam urat sebetulnya merupakan bagian dari metabolisme tubuh. Asam Urat adalah hasil akhir purin, salah satu komponen asam nukleat.

Kadar Asam Urat Normal Menurut WHO pada Pria dan Wanita

Dikutip dari Buku Saku Kader Pengontrolan Asam Urat di Masyarakat dari FKKMK UGM, asam urat adalah bentuk umum dari radang sendi yang sangat menyakitkan. Serangan berulang asam urat bisa mengakibatkan artritis gout.

Sebagai bagian dari hasil pengolahan, asam urat wajar ditemukan dalam tubuh. Kadar asam urat normal menurut WHO pada pria adalah 3,5-7 mg/dl, sedangkan pada wanita sebesar 2,6-6 mg/dl.

Lebih dari jumlah tersebut, asam urat berisiko menumpuk pada persendian hingga membentuk kristal. Ujung kristal yang sangat tajam ini akan menimbulkan respon peradangan hingga serangan gout.

Ciri-ciri Penyakit Asam Urat

Dikutip dari Repository Poltekkes Denpasar dan Repository Universitas Muhammadiyah Surabaya, berikut ciri-ciri penyakit asam urat:
  1. Bengkak di sendi tertentu
  2. Nyeri dan penurunan fungsi pada bagian sendi yang terkena asam urat, sering dijumpai pada ibu jari kaki
  3. Terasa panas pada area yang bengkak
  4. Sendi terlihat kemerahan
  5. Demam disertai kedinginan
  6. Irama detak jantung menjadi cepat
  7. Telah terjadi lebih dari satu kali serangan di persendian yang biasanya bersifat akut
  8. Periode antar serangan bisa tanpa gejala (intercritical asimtomatik)
  9. Terjadi penumpukan kristal asam urat dalam cairan dan jaringan sendi, ginjal, tulang rawan, dan lokasi lain
  10. Jika penumpukan menjadi batu ginjal, pasien akan mengalami nyeri pinggang dahsyat.
Gejala dari penyakit asam urat akan menghilang secara bertahap. Setelah itu, tidak menimbulkan gejala lagi hingga terjadi serangan selanjutnya. Gejala ini dapat terjadi di tempurung lutut, punggung lengan, tendon belakang, pergelangan kaki, dan daun telinga.

Penyebab Penyakit Asam Urat

Berikut beberapa penyebab penyakit asam urat:

1. Faktor genetik
Salah satu faktor risiko penyakit asam urat adalah faktor genetik atau keturunan. Penyakit asam urat dikategorikan sebagai penyakit multifaktorial karena penyakit ini melibatkan faktor keturunan dan lingkungan.

2. Pola makan
Makanan memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap timbulnya suatu penyakit. Makanan yang kita konsumsi saling berhubungan dengan asam urat. Hal ini berhubungan dengan kandungan purin yang terdapat pada makanan yang kita konsumsi. Pola makan yang tidak sehat dapat mempengaruhi risiko terjadinya penyakit asam urat.

3. Konsumsi alkohol
Konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan bahkan perusakan pada fungsi ginjal. Gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan ginjal tidak mampu mengekskresi asam urat sehingga kadar asam urat mengalami peningkatan.

4. Obesitas
Kelebihan berat badan dapat menjadi masalah yang cukup serius ketika menimbulkan berbagai penyakit. Mulai dari, diabetes melitus, tekanan darah tinggi, stroke, dan asam urat. Sebagian dari penderita asam urat adalah orang yang obesitas.

5. Usia
Orang yang sudah lanjut usia lebih rentan untuk terkena penyakit. Semakin menurunnya kekuatan fisik dan daya tahan tubuh membuat mekanisme kerja organ terganggu dan mudah terserang penyakit.

6. Jenis Kelamin
Umumnya, orang yang sering terserang asam urat adalah laki-laki. Hal ini dikarenakan secara alami laki-laki memiliki kadar asam urat di dalam darah yang lebih tinggi daripada perempuan.

Pria juga tidak memiliki kadar hormon estrogen yang tinggi, sehingga asam urat sulit diekskresikan melalui urin. Hal tersebut dapat menyebabkan resiko peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.

Cara Mengatasi Asam Urat

Menurut Medical News Today, berikut beberapa cara mudah untuk mengatasi asam urat:

Minum banyak air
Salah satu cara untuk mengurangi gejala tersebut adalah dengan mengonsumsi lebih banyak air. Meningkatkan konsumsi cairan dapat mendorong ginjal untuk mengeluarkan cairan dan mengurangi pembengkakan pada penderita asam urat

Mengompres dengan es pada sendi
Mengompres es yang dibungkus kain pada sendi dapat membantu mengurangi peradangan yang diakibatkan oleh asam urat. Kamu dapat mengompres daerah yang nyeri dengan es batu selama 20 menit untuk meredakan nyeri.

Mengurangi stres
Stres dapat memperburuk gejala asam urat. Kamu dapat beristirahat yang cukup, berolahraga, ataupun meditasi untuk mengurangi stres.

Meninggikan bagian sendi yang terkena asam urat
Asam urat dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak, terutama pada bagian kaki, tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Salah satu cara untuk mengurangi pembengkakannya adalah dengan meninggikan sendi yang terasa sakit. Hal ini untuk mendorong darah dan cairan untuk menjauh dari sendi.

Mengonsumsi obat nyeri yang dijual bebas
Obat anti inflamasi dijual bebas mungkin dapat mengobati rasa sakit dan pembengkakan yang diakibatkan asam urat. Namun, kamu tidak boleh mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "10 Ciri-ciri Asam Urat, Gangguan yang Ditandai Nyeri Bengkak pada Sendi"