Hagia Sophia

21 October 2023

Dikira Nyeri Haid Biasa, Ternyata Kena Kanker Rahim

Kisah Titania, mengidap kanker endometrium stadium 4 dengan gejala awal mirip nyeri perut haid biasa. Foto: TikTok/@titaniaheap

Seorang wanita di Jakarta, Titaniaheap (24) membagikan kisahnya berjuang melawan kanker endometrium stadium 4. Awalnya, gejala yang dialaminya hanya berupa sakit perut biasa layaknya sedang haid. Namun setelah diperiksa, barulah ketahuan bahwa kanker stadium akhir yang diidapnya telah menyebar ke beberapa bagian tubuh.

Kisah itu Titania bagikan melalui akun Tiktok @titaniaheap. Ia mengisahkan, sudah lama siklus menstruasinya tidak lancar. Pada 2020, Titania mulai merasakan rasa sakit ketika haid. Darah yang keluar pun cenderung amat banyak dan berupa gumpalan-gumpalan.

"Awalnya haidnya nggak lancar. Sebelum 2020 tuh kayak bisa lima bulan sekali, enam bulan sekali, pernah juga satu tahun sekali, tapi sekalinya datang bulan itu kayak banyak banget dan cuman sebentar," ungkap Titania kepada detikcom, Rabu (18/10/2023).

"Nah, di 2020 pertama kali ngerasain sakit perut karena datang bulan. Terus keluar kayak gumpalan-gumpalan darah. Kayak rata-rata orang sakit perut. Semenjak itu datang bulannya jadi rutin, tapi sakit perut di hari pertama dan volumenya banyak banget," sambungnya.

Seiring waktu, gejala yang dialami Titania semakin parah. Pada 2021, volume darah menstruasi Titania pun semakin banyak, hingga dua kali lipat. Sakit yang ia rasakan tak hanya muncul di hari pertama mens, melainkan juga berhari-hari hingga ia tidak bisa beraktivitas.

Pada 2022, Titania mulai harus mengonsumsi pain killer untuk mengatasi sakit perutnya. Tahun itu ketika sedang travelling, Titania mengalami perdarahan luar biasa sampai harus menggunakan popok dewasa. Namun tak lama setelahnya, menstruasi Titania sempat berhenti.

"Dari Oktober 2022 itu aku nggak datang bulan lagi, tapi flek terus setiap hari. Jadi, misal aku lagi beraktivitas, tapi malemnya aku tiba-tiba kayak orang datang bulan keluar darah, malam doang, besok paginya udah nggak lagi. Jadi random, tapi setiap harinya harus pakai pembalut terus untuk antisipasi," tutur Titania.

Pada Mei 2023, ketika sedang berada di Labuan Bajo, Titania mengalami perdarahan dan sakit perut hebat. Ia pingsan dan dilarikan ke UGD, kemudian dirujuk ke dokter obgyn. Setelahnya, dokter mencurigai ada penebalan dinding rahim pada Titania dan berpotensi ganas. Dokter sempat memberikan obat untuk menyetop perdarahan, namun kondisi Titania tak kunjung membaik.

Pada 2 Juli, Titania akhirnya melakukan biopsi. Saat itu, ia sudah harus dirawat inap dan menerima transfusi darah lantaran Hb darahnya sangat rendah. Dari sana, barulah ketahuan bahwa Titania mengidap kanker endometrium stadium akhir. Kankernya pun telah menyebar ke banyak bagian tubuh.

"Sempat ngira sakit haid biasa, karena kalau ngeliat teman kan biasanya sakit perut. Kalau ngerasa ada yang aneh sama badan, better periksa secepatnya. Kalau dulu aku tau bakal kayak gini aku udah dari dulu periksa deh kayaknya," pungkas Titania.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Wanita Kena Kanker Rahim Sempat Dikira Nyeri Haid Biasa, Ini Gejala Awalnya"