Hagia Sophia

30 January 2024

Ini Dampaknya Bila Terlalu Banyak Konsumsi Buah Rambutan

Buah rambutan (Foto: Getty Images/iStockphoto/vichuda)

Meski kaya manfaat, rambutan juga bisa memicu efek samping jika dikonsumsi terlalu banyak. Buah tropis yang banyak tumbuh di negara kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia ini, mengandung sejumlah vitamin juga senyawa bioaktif.

Beberapa di antaranya adalah polifenol, ellagitannin, geraniin, corilagin, dan asam ellagic yang diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Sejumlah riset belakangan juga menunjukkan potensi rambutan untuk pengurangan peradangan, membantu menjaga tekanan darah, sampai melawan infeksi bakteri.

Lantas, apa risikonya jika dikonsumsi terlalu banyak?

Catatan Netmeds melaporkan terlalu banyak makan rambutan bisa memicu masalah pencernaan, termasuk iritasi lambung, sembelit, diare, nyeri ulu hati, asam lambung naik. Terutama pada rambutan yang memiliki kadar asam tinggi.

Di sisi lain, rambutan juga bisa meningkatkan kadar kolesterol, hal ini berkaitan dengan kandungan gula pada rambutan yang terlalu matang akan berubah menjadi alkohol. Residu alkohol dalam jumlah tinggi dilaporkan memicu peningkatan kolesterol darah.

Pengidap diabetes dan penyakit jantung paling berisiko saat mengonsumsi buah tersebut.

Muncul Alergi
Terlalu banyak mengonsumsi rambutan juga bisa memicu alergi. Hati-hati bagi kelompok dengan alergi lateks dan buah-buahan bergetah.

Umumnya gejala yang muncul seperti kulit gatal sampai tenggorokan gatal. Keluhan ini bisa terjadi selang beberapa saat pasca seseorang mengonsumsi rambutan pertama kalinya.

Sebaiknya menunda dulu mengonsumsi terlalu banyak rambutan saat mengalami gejala tersebut dan mulai memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Risiko IBS
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, efek terlalu banyak mengonsumsi rambutan juga berkaitan dengan gangguan pencernaan termasuk IBS.

IBS adalah kondisi yang menunjukkan gangguan pada usia besar sehingga seseorang mengalami kram, perut kembung, nyeri perut, sampai diare.

Umumnya, pengidap IBS dianjurkan untuk membatasi atau pun menghindari makanan yang mengandung banyak serat, seperti rambutan.

Gula Darah Naik
Masalah lain yang bisa muncul jika terlalu banyak makan rambutan adalah potensi kadar gula darah meningkat. Sebagai catatan, kandungan karbohidrat pada rambutan adalah 31 gram.

Sebaiknya membatasi mengonsumsi rambutan yakni 100 gram atau tiga hingga empat buah per hari, relatif masih aman.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sederet Efek Samping Tak Terduga Jika Terlalu Banyak Makan Rambutan"