Hagia Sophia

27 January 2024

Jepang Masih Berharap yang Terbaik untuk Misinya di Bulan

Ilustrasi wahana Jepang mendarat di Bulan. Foto: BBC World

Baru-baru ini Jepang mengukir sejarah di mana mereka berhasil mendaratkan pesawat luar angkasa pertamanya yang bernama SLIM di Bulan. Namun ada masalah yang membuat wahana itu sekarat dan lembaga antariksa Jepang sedang mencoba menyelamatkannya.

Presiden JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency), Hiroshi Yamakawa, membenarkan bahwa pendaratan berhasil dan pesawat ruang angkasa tersebut mampu mengirimkan sinyal. Namun sayangnya, kemampuan panel terganggu saat mendarat, sehingga pesawat ruang angkasa bergantung pada daya baterai.

Pesawat luar angkasa Slim dimatikan hanya tiga jam setelah pendaratan bersejarahnya untuk menghemat daya. Para insinyur menyadari sel suryanya mengarah ke barat menjauhi Matahari, dan tidak dapat menghasilkan listrik. Namun tim misi sekarang berharap situasinya membaik seiring perubahan kondisi pencahayaan.

"Jika sinar matahari menyinari Bulan dari barat di masa depan, kami yakin ada kemungkinan pembangkit listrik berfungsi, dan saat ini kami sedang mempersiapkan restorasi," sebut Jaxa yang dikutip detikINET dari BBC.

Misi Slim menjadikan Jepang negara kelima dalam sejarah yang berhasil melakukan pendaratan lunak di bulan. Namun kegembiraan segera berubah menjadi kekhawatiran karena tingkat tenaganya terkuras habis. Daripada membiarkan sistem baterai habis, keputusan diambil untuk menidurkan pesawat tersebut.

Saat ini hari sudah "pagi" di lokasi pendaratan Slim di lereng Kawah Shioli. Jika, seperti yang diduga, sel surya pesawat ruang angkasa mengarah ke barat, maka sel surya mungkin harus menunggu hingga "sore bulan" sebelum sel tersebut menangkap cukup cahaya untuk mulai mengisi daya sistem baterai.

Slim membawa dua penjelajah kecil, yang menurut data berhasil dikeluarkan sesuai rencana sebelum mendarat. Pesawat itu juga dilengkapi kamera inframerah untuk mempelajari geologi lokal. Seberapa besar penyelidikan yang dapat dilakukan jika listrik pulih masih belum diketahui secara pasti.

Secara statistik, terbukti sangat sulit untuk mendarat di Bulan. Hanya sekitar setengah dari seluruh upaya yang berhasil. Sebelum Slim mendarat, hanya wahana Amerika Serikat, Uni Soviet, China, dan India yang berhasil ke Bulan dalam keadaan utuh. Sebuah misi swasta Amerika baru-baru ini gagal dalam upaya itu dan kembali ke Bumi sebelum hancur di laut Pasifik.



























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Usaha Jepang Selamatkan Pesawatnya yang Sekarat di Bulan"