Hagia Sophia

12 January 2024

Kondisi Seperti Apakah Limfedema Itu?

Pria di Tangerang mengidap obesitas dan limfedema (Foto: ANTARA/Azmi)

Pria obesitas bernama Engky (35) dengan berat badan 230 kg saat ini tengah menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Kabupaten Tangerang, Banten. Pria yang tinggal di Perumahan Taman Kirana Surya, Desa Pasanggrahan Kabupaten, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang itu dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami limfedema dengan obesitas.

"Sekarang pasien ada di ruang ICU untuk melakukan stabilisasi dan evaluasi," kata Kepala Humas Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani, di Tangerang, Selasa, dikutip dari Antara.

Limfedema atau penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan di pembuluh getah bening pada kaki kirinya itu beratnya mencapai 50 kilogram. Kondisi ini telah dialaminya selama bertahun-tahun.

Selain limfedema dan obesitas, Engky juga dilaporkan memiliki penyakit penyerta lainnya yakni penyakit kencing manis atau diabetes dan darah tinggi.

Apa Itu Limfedema?

limfedema mengacu pada pembengkakan jaringan yang disebabkan oleh akumulasi cairan berisi protein, yang biasanya dialirkan melalui sistem limfatik tubuh. Kondisi ini sering kali memengaruhi lengan atau kaki, tapi juga bisa terjadi di dinding dada, perut, leher, dan alat kelamin.

Limfedema terjadi ketika pembuluh getah bening tidak mampu mengalirkan cairan getah bening ini secara memadai, biasanya dari lengan atau kaki. Ketika terjadi kerusakan pembuluh getah bening, aliran cairan getah bening akan tersumbat dan mengakibatkan pembengkakan di bagian tubuh tertentu.

Penyebab Limfedema

Kondisi ini biasanya paling sering dialami oleh pengidap kanker. Pertumbuhan sel kanker di sekitar pembuluh atau kelenjar getah bening dapat membuat saluran getah bening tersumbat sehingga menghambat aliran cairan getah bening.

Tidak hanya penyakitnya, pengobatan kanker itu sendiri, seperti radioterapi atau operasi pengangkatan tumor, juga dapat merusak saluran getah bening. Di samping itu, limfedema juga bisa dialami oleh pengidap kaki gajah akibat infeksi cacing filaria.

Beberapa penyakit genetik yang menyebabkan kelainan pada struktur pembuluh getah bening (pembuluh limfe) juga dapat menyebabkan limfedema. Kelainan tersebut dapat menyebabkan cairan limfe tersumbat dan mengalami penumpukan. Beberapa penyakit genetik juga dapat menyebabkan limfedema, di antaranya :
  • Penyakit Meige (Meige's disease)
  • Penyakit Milroy (Milroy's disease)
  • Limfedema tarda

Hubungan Limfedema dengan Obesitas

Terdapat beberapa faktor yang mungkin dapat meningkatkan seseorang terkena limfedema, salah satunya obesitas. Dikutip dari Medical News Today, menurut sebuah penelitian tahun 2023, obesitas berkaitan erat dengan limfedema karena dapat mengubah fungsi limfatik.

Sebuah studi 2020 juga mengungkap hal serupa. Studi ini menunjukkan bahwa obesitas dapat menyebabkan peradangan pada sistem limfatik. Kondisi ini mengurangi aliran getah bening melalui pembuluh darah dan dapat menyebabkan pembuluh limfatik bocor. Hal ini dapat menyebabkan disfungsi limfatik dan, pada akhirnya, limfedema.

Sementara studi pada tahun 2016 melaporkan limfedema akibat obesitas dapat berkembang di tubuh bagian bawah jika seseorang memiliki BMI melebihi 50 dan di tubuh bagian atas jika BMI melebihi 80.

Limfedema pada pengidap obesitas dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan.

Gejala Limfedema

Gejala limfedema dapat berupa pembengkakan di tungkai dan lengan. Pembengkakan ini bisa ringan dan tidak disadari oleh pengidapnya Namun, pada kasus yang berat, tungkai atau lengan yang membengkak bisa terasa nyeri, berat, atau kaku, hingga menyebabkan penderitanya sulit bergerak.

Penyumbatan dan pembengkakan ini dapat menimbulkan masalah dan gejala lain, seperti :
  • Peradangan di kulit dan jaringan di sekitarnya.
  • Memar
  • Kulit pecah-pecah.
  • Pengerasan dan penebalan kulit (fibrosis kulit).
  • Borok di kulit.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pria Obesitas 230 Kg di Tangerang Idap Limfedema, Kondisi Apa Itu?"