Hagia Sophia

24 February 2024

Waspadai Sakit Kepala Akibat Gejala Tekanan Darah Tinggi

Dokter menjelaskan ciri-ciri sakit kepala karena hipertensi. (Foto ilustrasi: Getty Images/staticnak1983)

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu penyakit yang sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Tak jarang, banyak orang tidak menyadari mereka memiliki risiko hipertensi.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Siska Suridanda Danny, SpJP(K), mengungkapkan memang sebagian besar kasus hipertensi tidak memiliki gejala yang khas. Terlebih tanpa adanya komplikasi pada organ tubuh lain.

"Hipertensi itu gejalanya sangat tidak spesifik, makanya kita sebut tanpa gejala spesifik. Makanya harus diperiksa dengan alat tekanan darah," tuturnya pada detikcom, Jumat (23/2/2024).

Kapan gejala hipertensi bisa muncul?

dr Siska menjelaskan gejala hipertensi baru bisa terlihat saat terjadi komplikasi pada organ tubuh lainnya. Gejala yang muncul juga tergantung pada organ tubuh yang terkena dampak dari tekanan darah yang tinggi.

Salah satunya, hipertensi bisa menyebabkan komplikasi pada otak. Gejala yang biasa dikeluhkan adalah sakit kepala.

"(Gejalanya) tergantung komplikasinya pada organ apa. Kalau komplikasinya ke otak, keluhannya pusing atau sakit kepala yang hebat. Bisa juga muntah-muntah berat disertai sakit kepala," jelas dr Siska.

"Kalau komplikasinya terjadi di jantung, gejala yang muncul bisa seperti sesak napas atau nyeri dada yang mendadak," lanjutnya.

Namun, pada kasus hipertensi yang belum terjadi komplikasi, sebagian besar tidak menimbulkan gejala. Maka dari itu, dr Siska menekankan perlunya pemeriksaan dini secara mandiri.

"Jadi, perlu adanya pemeriksaan secara sadar dan mandiri, seperti menggunakan alat mengukur tekanan darah untuk mencegah terjadinya komplikasi," pungkasnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dijuluki Silent Killer, Waspadai Ciri-ciri Sakit Kepala Gejala Tekanan Darah Tinggi"