Hagia Sophia

24 February 2024

Ini Kata BMKG Tentang Prakiraan Berakhirnya Musim Hujan di Indonesia

Ilustrasi suhu panas. (Foto: Dok. Detikcom)

Pertanda berakhirnya musim hujan bukan hanya ditandai dengan intensitas turunnya hujan. Hal ini juga berkaitan dengan waktu turun hujan.

Saat hujan lebih sering terjadi pada malam atau dini hari, hal ini menandakan musim hujan akan segera berakhir. Menurut Deputi Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto, pada awal musim hujan, intensitas turun hujan lebih sering terjadi di siang hingga sore, alih-alih malam hari.

Indonesia Mulai Masuk Musim Kemarau?

Guswanto menuturkan wilayah Indonesia memasuki musim kemarau secara bertahap mulai Maret 2024.

Sementara puncak musim kemarau akan terjadi di Juli hingga Agustus 2024. Tidak seperti tahun sebelumnya, kemungkinan musim kemarau di tahun ini tidak 'sepanas' dan 'seterik' tahun sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, musim kemarau yang menimpa Indonesia di 2023 mencatat suhu terpanas rata-rata di 35 hingga 38 derajat celcius pada siang hari.

Efek El Nino juga berdampak pada awal musim hujan yang kemudian mundur, sehingga musim kemarau bertahan lebih lama. Beberapa wilayah terdampak kekeringan.

Guswanto menekankan musim kemarau di 2024 mendekati normal dan tidak akan berlangsung lebih panjang dari tahun sebelumnya.

"Suhu akan mendekati normal dan tidak lebih panas," terang Guswanto saat dihubungi, Kamis (22/2/2024).

Dirinya mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai risiko cuaca ekstrem di masa pancaroba termasuk angin kencang, puting beliung, petir, sampai hujan es.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "BMKG soal Prediksi RI Masuk Musim Kemarau, Bakal Lebih Panas dari 2023?"