Hagia Sophia

15 March 2024

Roket SpaceX Tinggalkan Jejak Berbentuk Spriral di Langit

Tanda Spiral Misterius Muncul Lagi di Langit. Foto: Shang Yang via Daily Mail

Tanda spiral biru misterius yang muncul di tengah fenomena Aurora Borealis kembali muncul. Bentuknya yang aneh kerap membuatnya dihubung-hubungkan dengan kedatangan UFO dan alien.

Penampakan spiral itu sebenarnya ditinggalkan oleh roket SpaceX milik Elon Musk. Para ahli mengatakan bentuk spiral itu muncul ketika roket SpaceX mengeluarkan bahan bakar yang tidak dibutuhkan saat turun dalam waktu lama ke laut.

Saat bahan bakar roket dikeluarkan, ia membeku dan mengkristal berbentuk spiral, yang kemudian disinari Matahari. Fotografer di Islandia dan Norwegia berhasil menangkap fenomena aneh ini.

SpaceX meluncurkan roket Falcon 9 dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg California pada hari Minggu, 4 Maret pukul 17:05 ET (22:05 GMT).

Pesawat ini membawa 53 satelit kecil ke orbit Bumi, sebuah misi yang dikenal sebagai Transporter-10. Ketika tahap kedua roket yang dibuang melewati Laut Barents di Samudra Arktik, roket tersebut melakukan pembakaran de-orbit, menyalakan mesinnya untuk memungkinkannya memasuki kembali atmosfer Bumi.

Saat berputar, knalpotnya berubah menjadi spiral spektakuler, yang menangkap cahaya Matahari. Mereka yang masih terjaga pada dini hari tanggal 5 Maret di Eropa utara berada di sana untuk menyaksikan pemandangan aneh tersebut. Fotografer Bettina Begtoft menangkap penampakan di Norwegia dengan Laut Barents di latar depan.

"Saya menyadarinya pada pukul 02.02 waktu setempat," kata Begtoft seperti dikutip dari Space Weather.

"Secara mata telanjang tampak putih, namun kamera Nikon D750 saya memperlihatkan warna biru yang indah," ujarnya.

Bidikan lain dari spiral SpaceX yang sama diambil di Shang Yang di kota Akureyri, Islandia utara.

"Saya menangkap gambar ini di Akureyri sekitar jam 1 pagi waktu setempat pada tanggal 5 Maret," kata Yang.

"Tampak seperti dunia lain jika berhadapan dengan Aurora Borealis," sebutnya.

Foto: Bettina Begtoft via Daily Mail

Bukan Pertama Kali

Ini bukan pertama kalinya SpaceX membuat para pengamat mengira mungkin ada UFO. Januari tahun lalu, tanda spiral berwarna biru ditinggalkan oleh roket SpaceX di atas Maunakea di Hawaii setelah melakukan peluncuran satelit baru.

Tanda ini tertangkap kamera oleh Teleskop Subaru Hawaii dan tumbuh dari titik kecil menjadi spiral, yang secara bertahap melebar dan memudar.

Kemudian pada Juni 2022, spiral biru lainnya yang melintasi langit Selandia Baru sempat menghebohkan warga setempat yang melihatnya dan mengira bahwa spiral tersebut berasal dari kedatangan alien.

Gumpalan gas yang berputar-putar ini menerangi langit di atas Nelson, sebuah kota di ujung pulau selatan Selandia Baru, dan melakukan perjalanan sejauh 750 km ke selatan menuju Pulau Stewart.

Tanda spiral ini adalah 'produk sampingan rutin' dari operasional SpaceX dan belakangan menjadi pemandangan umum di langit Pasifik seiring makin seringnya peluncuran roket dilakukan.

Olivier Staiger, astronom independen yang berbasis di Swiss, berhasil memprediksi akan terjadi spiral SpaceX pada 5 Maret. Dia sekarang memperkirakan aurora lain akan terjadi pada bulan Oktober selama misi Transporter-12 SpaceX dan dapat disertai dengan lebih banyak aurora dan hujan meteor.

Ada dua hujan meteor besar di bulan Oktober tahun ini, yaitu Draconid (8-9 Oktober) dan Orionid (21-22 Oktober) yang mungkin akan berbarengan dengan peluncuran Transporter-12.

Terlebih lagi, komet bernama Tsuchinshan-ATLAS diperkirakan akan mencapai puncaknya dan terlihat dari Bumi pada September atau Oktober 2024.


























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Tanda Spiral Misterius Muncul Lagi di Langit"