Hagia Sophia

15 March 2024

Telat Bangun, Bolehkah Sahur Pakai Mi Instan? Ini Kata Pakar

Mie instant menu favorit ketika bangun sahur mepet jadwal imsak (Foto: Getty Images/Doni Persada)

Sahur dengan mie instant memang tidak dianjurkan oleh para pakar kesehatan. Tapi pas lagi apes bangun kesiangan mepet jadwal imsak, makanan ini kerap jadi pilihan utama karena memang super praktis.

Apapun alasannya, dokter gizi tetap tidak menganjurkan. Dr dr Nurul Ratna Mutu Manikam M.Gizi, SpGK(K) mengatakan, sahur dengan menu mie instant punya lebih banyak risiko yang tak sebanding dengan kepraktisannya.

"Pertama, kalau orangnya punya kecenderungan sakit diabetes yah, karena kadar glukosanya tinggi dia cepet menaikkan gula darah, kemudian efeknya cepet laper lagi," kata dr Nurul dalam perbincangan dengan detikcom baru-baru ini.

"Yang kedua, mie itu cepet banget juga bikin gemuk gitu yah karena dia olahan tepung. Jadi nggak disarankan makan mie dan olahan tepung lainnya karena tepung itu seratnya sedikit sekali jadi menyebabkan kenaikan berat badan lebih cepet," lanjutnya.

Bagaimana jika ditambah telur dan sayuran? Apakah bisa menjadikan mie instant sebagai opsi yang lebih baik?

"Mau ditambahin sayur, tetep aja lebih cepet laper ketimbang makan nasi," tegas dr Nurul.

Sebagai alternatif jika memang kepepet tidak punya banyak waktu untuk memasak, dr Nurul menyarankan untuk menyiapkan lauk pada malam sebelumnya. Pagi harinya saat sahur, tinggal dihangatkan lagi.

"Atau bisa juga tuh simpen frozen-frozen food kan biasanya suka ada yang jual ya misalkan ayam ungkep, atau daging atau apa gitu yah yang dimasukin di kulkas," saran dr Nurul.

"Jadi bukan makan mie, karena kalo makan mie, pasti laper meskipun ditambah apapun pasti 3 jam kemudian laper, itu badannya lemes," tegasnya lagi.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jadwal Imsak Mepet, Terpaksa Sahur Pakai Mi Instan? Ini Saran Dokter Gizi"