![]() |
| Foto ilustrasi: Getty Images/AzmanL |
Binaragawan berusia 20 tahun yang sedang menempuh pendidikan di politeknik meninggal dunia diduga keracunan pasca mengonsumsi penurun berat badan berbahaya.
Pemuda tersebut sempat dirawat di rumah sakit setelah mengalami gejala jantung berdebar dan kesulitan bernapas, sebelum akhirnya meninggal pada 22 Desember 2024.
Penyelidikan atas kematian tersebut kemudian dibuka di pengadilan, pada Kamis (23/4/2026). Korban diketahui tinggal bersama orang tua dan kakak laki-lakinya.
Ia datang ke rumah sakit dan telah mengonsumsi 'fat burner' yang menyebabkan jantung berdebar serta sesak napas.
Korban sempat dipindahkan dari Rumah Sakit Mount Elizabeth ke Rumah Sakit Tan Tock Seng, Singapura, dan meninggal pada hari yang sama.
Penyebab kematian akhir ditetapkan sebagai keracunan dinitrofenol. Dinitrofenol merupakan zat yang terdaftar dalam Undang-Undang Racun dan digunakan sebagai agen penurun berat badan, tetapi dilarang karena risiko toksisitasnya.
Berdasarkan laporan medis, korban diketahui menekuni binaraga, tetapi memiliki masalah dalam menurunkan berat badan. Ia juga sedang menjalani perawatan kulit dan mengonsumsi obat dari berbagai klinik.
Salah satu klinik sempat memberinya obat penurun berat badan, tetapi obat tersebut tidak terkait dengan zat beracun yang ditemukan dalam darahnya.
Petugas penyelidik, Inspektur Polisi Ahmad Abdillah, menyatakan tidak ditemukan indikasi tindak kejahatan dalam kasus ini.
"Ia ingin membentuk tubuhnya dan menurunkan berat badan," beber Ahmad Abdillah, dikutip dari CNA, Kamis (23/4/2026).
Keterangan saksi juga menguatkan hal tersebut. Ibu korban menyebut anaknya memang mengonsumsi fat burner, tetapi juga tidak mengetahui jenisnya.
Pemeriksaan di rumah korban menemukan sejumlah obat dan zat, tetapi tidak ada yang terkait dengan dinitrofenol.
Total terdapat 34 zat atau produk medis yang disita dari kamar tidur dan dapur korban.
Sebagian di antaranya merupakan suplemen yang dibelikan orang tuanya untuk mendukung aktivitas binaraga.
Persidangan ditunda sambil menunggu penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan, termasuk menelusuri obat-obatan yang dibeli oleh orang tua korban.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cerita Binaragawan Usia 20 Meninggal Diduga karena Suplemen Penurun BB Ini"
