Hagia Sophia

23 January 2023

Beberapa Hal yang Harus Diketahui Terkait Vaksin Booster Kedua

Ilustrasi vaksin. (Foto: Andhika Prasetya)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kini sudah mengizinkan aturan vaksin booster COVID-19 kedua atau dosis keempat bagi masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas per 24 Januari 2023. Eits, sebelum mendapatkannya, yuk simak dulu fakta-fakta vaksin booster COVID-19 kedua.

Sebelumnya, vaksin booster COVID-19 kedua hanya bisa diberikan kepada tenaga kesehatan dan kelompok lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas. Namun, pertimbangan pemerintah untuk meningkatkan imunitas masyarakat di kala pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat aturan ini diperluas lagi untuk masyarakat umum.

Aturan tersebut resmi diumumkan pemerintah melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/380/2023 Tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi kelompok Masyarakat Umum, yang ditetapkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit Pada 20 Januari 2023.

"Dalam satu sampai dua minggu ke depan, masyarakat usia lebih dari 18 tahun sudah dapat vaksin booster kedua tanpa menunggu tiket/undangan. Untuk pencatatan masih dilakukan manual sambil menunggu pcare dan peduli lindungi disiapkan," beber juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril, dalam keterangan tertulis dikutip detikcom Minggu (21/1/2023).

Syarat dan Mekanisme Vaksin Booster COVID-19 Kedua

Tak seperti vaksin sebelumnya, mekanisme pemberian dosis ini tak perlu menunggu tiket antrian dari PeduliLindungi. Karenanya, masyarakat langsung saja mendatangi layanan medis penyedia vaksin terdekat. Dikarenakan vaksin booster COVID-19 kedua merupakan program pemerintah, layanan tersebut diberikan secara gratis. Namun sebelum itu, pastikan syarat-syaratnya sudah terpenuhi, antara lain:
  • Vaksin COVID-19 booster kedua dapat diberikan kepada semua masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas mulai 24 Januari 2023.
  • Diberikan dengan jarak waktu enam bulan sejak vaksin dosis booster pertama.
  • Vaksinasi dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi COVID-19.
Kombinasi Dosis Vaksin Booster COVID-19 Kedua

Jika sudah mendapatkan vaksin booster COVID-19 pertama lebih dari enam bulan, masyarakat bisa melanjutkan dosis booster kedua dengan jenis vaksin yang telah ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Berikut kombinasinya:

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac
  • AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
  • Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Zifivax dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Inavac dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
  • AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer
  • Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J)
  • Janssen (J&J) diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
6. Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm
  • Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Zivifax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
7. Kombinasi untuk booster pertama Covovax
  • Covovax diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dimulai Pekan Depan! Ini Fakta-fakta Vaksin Booster Kedua yang Perlu Kamu Tahu"