Hagia Sophia

30 April 2023

Beberapa Ciri HIV yang Terjadi pada Kemaluan Pria

Pita merah simbol kesadaran dan dukungan bagi orang dengan HIV. Foto: (Getty Images/iStockphoto/spukkato).

HIV merupakan infeksi menular seksual. Penyakit ini bisa menular melalui kontak dengan darah yang terinfeksi dan penggunaan jarum suntik yang digunakan secara bergantian.

Bagi kaum pria, ada beberapa ciri-ciri yang harus diwaspadai. Apa saja?

Ciri-ciri HIV Pada Kemaluan Pria

Pada umumnya, sebagian besar tanda-tanda HIV sama bagi pria dan wanita. Namun ada beberapa gejala khusus pada pria, yaitu:

1. Gairah Seks Rendah
Mengutip WebMd, gairah seks yang rendah merupakan tanda hipogonadisme, yaitu testis tidak menghasilkan cukup hormon seks testosteron. Kondisi ini pun berkaitan dengan HIV. Hipogonadisme juga bisa menyebabkan:
  • Disfungsi ereksi
  • Infertilitas
  • Depresi
  • Kelelahan
  • Pertumbuhan jaringan payudara
2. Luka pada Penis
Tanda umum HIV yaitu luka terbuka yang menyakitkan. Luka ini bisa muncul di anus atau di penis dan sering terus datang.

3. Nyeri atau Terbakar saat Buang Air Kecil
Dalam kebanyakan kasus, rasa nyeri atau terbakar ini merupakan gejala infeksi menular seksual seperti gonore atau klamidia. Akan tetapi, saat mengalami HIV, kondisi ini dapat menjadi tanda pembengkakan prostat atau prostatitis.

Gejala prostatitis lainnya yaitu:
  • Nyeri saat ejakulasi
  • Buang air kecil sering dari biasanya
  • Kencing keruh atau berdarah
  • Nyeri pada kandung kemih, testis, penis atau area antara skrotum dan rektum
  • Nyeri punggung bawah, perut atau selangkangan.
Gejala Awal HIV

Saat awal mengalami HIV, dalam waktu empat minggu setelah terinfeksi, penyakit flu mungkin datang. Kondisi ini merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi HIV.

Gejala ini bisa berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa bulan. Menurut Mayo Clinic, selain itu, gejala yang mungkin terjadi meliputi:
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan nyeri sendi
  • Ruam
  • Sakit tenggorokan dan luka mulut yang menyakitkan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di leher
  • Diare
  • Penurunan berat badan
  • Batuk
  • Keringat malam
Gejala HIV Stadium Lanjut

Setelah HIV menang melawan sistem kekebalan tubuh, penyebarannya lebih lambat. Tahap ini disebut dengan latensi kronis atau klinis. Dalam banyak kasus, seseorang yang terkena HIV stadium lanjut tidak memiliki gejala lagi. Tanpa pengobatan, stadium ini bisa bertahan selama 10-15 tahun.

AIDS

AIDS merupakan tahap terakhir HIV. Tahap ini adalah dimana virus telah merusak sistem kekebalan secara serius. Tubuh tidak bisa melawan banyak infeksi dan menyebabkan beberapa gejala.

Adapun tanda-tanda AIDS adalah:
  • Kelelahan ekstrim
  • Penurunan berat badan yang cepat
  • Diare yang berlangsung lebih dari seminggu
  • Radang paru-paru
  • Luka di mulut, anus atau alat kelamin
  • Demam atau keringat malam yang parah dan terus datang kembali
  • Hilang ingatan
  • Bercak merah, coklat, merah mudah atau ungu pada atau di bawah kulit.
Itulah berbagai ciri-ciri HIV pada kemaluan pria, gejala awal HIV hingga AIDS. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ketahui Ciri-ciri HIV pada Kemaluan Pria yang Harus Diwaspadai"