Hagia Sophia

30 April 2023

Kasus Harian COVID-19 RI Diperkirakan Terus Meningkat Hingga Juli 2023

Ilustrasi COVID-19 di Indonesia. (Foto: Grandyos Zafna)

Kasus harian COVID-19 'ngegas' lagi melampaui dua ribu per hari. Ada tambahan 2.074 kasus dengan penambahan kasus kematian mencapai 14 jiwa.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dr Maxi Rein Rondonuwu, tren peningkatan kasus COVID-19 bakal terus terlihat pasca liburan Hari Raya Idul Fitri. Tepatnya hingga Juli 2023.

dr Maxi membandingkan tren tersebut dengan pola kenaikan kasus COVID-19 akibat Omicron yang sebelumnya terlihat saat BA.4 dan BA.5 mendominasi total kasus harian di Tanah Air.

"Kami mengestimasi puncak kasus berada di angka 4.000 sampai 6.000 kasus per hari dengan estimasi total kasus baru sampai dengan 1 Juli 2023 ada di kisaran 35 ribu kasus baru," ujar Maxi saat dihubungi, Sabtu (29/4/2023).

Maxi melanjutkan, munculnya varian baru Arcturus atau subvarian XBB.1.16 di Indonesia sejauh ini belum dikhawatirkan memicu kasus infeksi gejala berat. Namun, pemerintah disebutnya bakal terus memantau perkembangan tersebut.

"Tentu hal ini bergantung pada hasil penilaian tentang keparahan (severity) dan tingkat transmisi dari varian baru XBB.1.5 dan XBB.1.16 yang sampai saat ini masih dalam pengkajian oleh WHO," kata Maxi.

Peningkatan kasus COVID-19 pasca libur Lebaran menurutnya adalah hal yang wajar. Namun, satu hal yang dipastikan level transmisi kasus masih di fase terkendali.

"Hal ini merupakan siklus yang wajar dan masih dalam range yang normal dibuktikan dengan indikator transmisi komunitas yang masih terkendali di bawah 20 per 100.000 penduduk per minggu, sedangkan situasi nasional kita per 27 April berada dalam angka incidence rate 2,35 per 100.000 penduduk per minggu," pungkas Maxi.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Harian COVID di Atas 2 Ribu Lagi! Kemenkes Prediksi Kasus Ngegas hingga Juli"