Hagia Sophia

30 May 2023

Awal Mula WHO Menyebut 'Disease X' Berpotensi Jadi Pandemi yang Mematikan

Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini tengah menyoroti 'Disease X', penyakit yang belum ditemukan namun diyakini berpotensi menjadi pandemi dan lebih mematikan daripada COVID-19. Ditambah, ada kemungkinan obat untuk penyakit tersebut tidak ditemukan, begitu juga vaksinnya.

Konsultan Penyakit Menular dari Rumah Sakit Yashoda, Hyderabad, dr Monalisa Sahu, mengungkapkan kemungkinan disease X bersifat lebih mematikan daripada pandemi COVID-19. Mengingat di samping disease X, WHO juga memiliki daftar penyakit prioritas yang dianggap berpotensi menjadi pandemi.

Dikutip dari The Health Site, kasus pertama penyakit yang dicurigai sebagai disease X terjadi di Republik Demokratik Kongo. Kala itu, seorang wanita menunjukkan gejala awal mirip demam berdarah. Dokter khawatir, wanita tersebut terkena disease X, yakni penyakit yang belum diketahui jenisnya namun bisa sangat mematikan di masa mendatang.

Sebenarnya, istilah 'Disease X' pertama kali diciptakan oleh WHO pada 2018. Setahun setelahnya, COVID-19 mulai menyebar ke seluruh China dan dunia, kemudian menyebabkan pandemi dan memicu jutaan kasus kematian.

"WHO baru-baru ini merilis daftar penyakit prioritas di bawah pemindai mereka saat ini dalam pernyataan resmi. Daftar tersebut juga mencakup entitas yang disebut sebagai disease X," ujar dr Monalisa Sahu.

"Penyakit prioritas lainnya dalam daftar WHO termasuk Ebola, SARS, virus Zika Marburg, demam berdarah Krimea-Kongo, demam Lassa, penyakit Nipah dan henipavirus, demam Lembah Rift, dan sindrom pernapasan Timur Tengah," pungkasnya.

Muncul dugaan, disease X ini bersifat zoonosis. Artinya, penyakit ini berawal dari penularan dari hewan ke manusia. Itu juga yang terjadi pada hampir 75 persen jenis penyakit yang baru muncul seperti ebola, HIV-AIDS, rabies, dan tentunya COVID-19.

Penasihat senior untuk ekuitas kesehatan global di Morehouse School of Medicine di Atlanta, Barney Graham, menyebut hampir semua penyakit menular yang menjadi perhatian global baru-baru ini, termasuk COVID-19, disebabkan oleh virus hewan yang menular ke manusia. Oleh karena itu, prediksinya, virus zoonosis menjadi patogen yang berpotensi menjadi penyakit masa depan dan menjadi pandemi.

Namun di samping itu, ada juga kemungkinan, disease X berasal dari bioterorisme. Walhasil, kemungkinan patogen pandemi berasal dari hasil rekayasa juga tidak dapat diabaikan.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awal Mula Disease X Jadi Sorotan Para Ahli, Berpotensi Lebih Mematikan dari COVID-19"