Hagia Sophia

17 June 2023

Terkait Pengangkatan Batu Ginjal Terbesar di Dunia, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Batu ginjal terbesar di dunia. (Foto: Sri Lanka Army Defenders of the Nation)

Kasus pengangkatan batu ginjal terbesar di dunia berhasil dikeluarkan dari tubuh pasien di Sri Lanka. Bobotnya mencapai 801 gram dan berukuran sebesar jeruk bali.

"Pengangkatan batu ginjal terbesar dan terberat di dunia melalui prosedur operasi dilakukan pada 1 Juni lalu di Rumah Sakit Angkatan Darat Kolombo," tulis militer Sri Lanka dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP.

Pensiunan tentara berusia 62 tahun adalah pemilik batu ginjal terbesar di dunia itu. Batu ginjal milik mantan sersan Canistus Coonge ini memiliki panjang 13,37 cm.

Batu ginjal adalah endapan padat yang berasal dari zat kimia dalam urine. Ukuran batu ginjal sendiri sebenarnya bervariasi, mulai dari sekecil butiran pasir hingga belasan cm.

Menanggapi kasus tersebut, spesialis urologi dr Dwi Waskito, SpU, mengatakan ukuran batu ginjal yang besar biasanya dialami oleh pasien yang mengalami infeksi di saluran kemih.

"Kalau yang besar-besar biasanya punya kelainan saluran, jadi dia mengalami sumbatan di saluran urine yang menyebabkan urinenya tidak keluar dengan lancar yang akhirnya menyebabkan pengendapan," kata dr Dwi saat ditemui di RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Jumat (16/6/2023).

dr Dwi menambahkan batu ginjal terbentuk saat urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat. Zat-zat ini sulit dihancurkan oleh cairan dalam urine sehingga memicu pembentukan batu ginjal.

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena batu ginjal mulai dari riwayat genetik, usia, sampai kekurangan cairan. Dehidrasi meningkatkan risiko pembentukan batu di dalam ginjal.

"Bisa juga dari diet pasien yang tinggi purin yang menyebabkan kadar kalsium di urine tinggi. Dehidrasi, asupan air yang kurang, itu juga bisa memicu konsentrasi pembentukan batu di ginjal," bebernya.

Penanganan batu ginjal salah satunya adalah dengan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy atau ESWL. Prosedur ini merupakan penanganan batu ginjal yang dilakukan dengan mengarahkan alat pemancar gelombang suara frekuensi tinggi ke titik posisi endapan ginjal.

"Pasien batu ginjal ditangani tanpa operasi. Jadi pada kasus-kasus yang batu ginjalnya di bawah 2 cm, bisa dilakukan prosedur ini," pungkas dr Dwi.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Heboh Batu Ginjal Terbesar di Dunia, Urolog Beberkan Kemungkinan Pemicunya"