Hagia Sophia

26 July 2023

Kondisi Saat Ini Pria Usia 28 Tahun Kena Stroke; Mudah Lelah

Ilustrasi sakit. (Foto: ilustrasi/thinkstock)

Seorang pria bernama Stephen Vidman membagikan ceritanya mengalami stroke di usia yang sangat muda yaitu 28 tahun. Kejadian itu berawal ketika mahasiswa pascasarjana ilmu saraf di Ohio State University ini sedang menelepon ibunya dan tiba-tiba merasakan pusing.

Awalnya Vidman mengira bahwa hal tersebut terjadi karena efek samping obat yang tengah dikonsumsinya. Namun, ia justru mulai kesulitan berbicara.

"Aku tidak dapat berbicara," ucap Vidman dikutip dari TODAY, Senin (24/7/2023).

Seorang rekan yang melihat kejadian tersebut langsung meminta pertolongan profesor ahli saraf yang bekerja di dekat kantor mereka, dr Em Harrington. Harrington yang melakukan pemeriksaan bahwa Vidman mengalami stroke lantaran tak bisa menjawab pertanyaan karena cadel dan bergumam.

Tak menunggu lama, Vidman langsung dibawa ke departemen darurat untuk dilakukan trombektomi atau prosedur menghilangkan gumpalan yang menyumbat pembuluh darah. Kondisi tersebut yang memicu stroke.

Dokter menduga bahwa aorta Vidman yang pecah karena kecelakaan 10 tahun lalu jadi penyebab ia mengalami stroke. Dokter pun memperbaiki aorta Vidman yang ditransaksi dengan cangkok jaringan sapi. Semenjak itu ia menggunakan beta blocker untuk mengurangi tekanan pada aortanya.

Setelah menghabiskan waktu 3 hari untuk perawatan intensif, ia kemudian dipindahkan ke unit step-down selama 1 hari dan pulang. Vidman mengambil cuti selama seminggu dan kembali bekerja setelahnya.

Vidman mengaku kondisinya saat ini lebih baik, namun ia masih mengalami gejalanya dari penyakit yang ia alami.

"Saya tidak bisa berjalan menyusuri lorong tanpa benar-benar kelelahan. Rasa lelahnya berbeda. Saya juga merasakan perkembangan setiap harinya," ucapnya.

"Kadang-kadang saya juga tidak bisa mengeluarkan kata-kata tapi saya tahu apa yang ingin saya katakan. Ini membuat frustasi," tambahnya.

Stroke yang terjadi pada korteks insular di otaknya tersebut dapat mempengaruhi perasaannya. Vidman menyadari bahwa kini ia lebih mudah merasa frustasi.

"Saya mengalami sedikit disregulasi emosional. Ini membantu saya menjadi lebih sadar akan emosi saya, dan sejujurnya, itu membantu saya mendapatkan kendali yang lebih baik atas itu," pungkasnya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kondisi Terkini Pria Kena Stroke di Usia 28, Mudah Lelah dan Sulit Bicara"