Hagia Sophia

19 August 2023

Keluhan Tasya Kamila, Dua Anaknya Batuk Akibat Polusi Udara DKI

Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal

Aktris Tasya Kamila juga merasakan dampak buruk akibat polusi udara di Jakarta. Dia mengatakan kedua anaknya menjadi sering batuk akibat kualitas udara yang buruk di Ibu Kota.

Ibu dua anak itu mengatakan anak keduanya yang baru berusia 7,5 bulan bahkan sakit sampai satu bulan penuh.

"Bulan lalu, Shanin batuk pilek indikasi alergi sampai 1 bulan baru mereda. Selain minum obat, terapinya 6x inhalasi di RS + 10x inhalasinya di rumah," curhat Tasya lewat akun Instagram pribadinya.

Baru sekitar satu minggu sembuh, anak bungsu Tasya Kamila itu kembali batuk dan harus jalani pengobatan uap di rumah. Ketika mencari obat inhalasi sampai ke tiga apotik, Tasya justru selalu kehabisan stok.

Anak pertamanya, Arrasya juga sakit batuk pilek dan indikasi alergi sampai tidak bisa sekolah selama sepekan.

"Kata dokter gak ada masalah di imunitasnya Arr dan Shanin, tapi emang separah itu udara di Jakarta," ujar Tasya.

Efek polusi udara memang akan lebih berisiko bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak. Jika tidak mendapatkan penanganan sejak dini, anak-anak akan rentan mengalami gangguan pertumbuhan.

Spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Feni Fitriani Taufik, SpP(K) menyebut paparan polusi udara yang parah di kawasan tersebut dikhawatirkan bakal meningkatkan risiko penyakit pernapasan dan kardiovaskular pada masyarakat. Beberapa penyakit yang mengintai mulai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, bronkitis, penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) dan kanker paru, penyakit jantung, dan stroke.

"Pada anak-anak akan berisiko asma dini karena pajanan polusi, gangguan perkembangan paru, gangguan pertumbuhan, lebih sering batuk, mengi karena terpajan polusi udara sejak dini," tutur dr Feni.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Curhat Tasya Kamila Anaknya Jadi Korban Polusi Udara di Jakarta"