Hagia Sophia

19 August 2023

Ini Masker yang Efektif Tangkal Polusi Menurut Dokter Paru

Foto: Pradita Utama

Seiring kondisi kualitas udara yang memburuk terutama di kawasan DKI Jakarta dan Tangerang Selatan, masyarakat diimbau untuk mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Misalnya, ketika melakukan perjalanan ke tempat kerja.

Pasalnya, paparan polusi udara yang parah di kawasan tersebut dikhawatirkan bakal meningkatkan risiko penyakit pernapasan dan kardiovaskular pada masyarakat. Beberapa penyakit yang mengintai tak lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, bronkitis, penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) dan kanker paru, penyakit jantung, dan stroke.

Sebagaimana diungkapkan oleh dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI),dr Feni Fitriani Taufik, SpP(K), mengacu pada riset, jenis masker yang berbeda bisa memiliki kemampuan penyaringan yang berbeda juga.

Menurutnya, jenis masker dengan kemampuan penyaringan paling tinggi adalah jenis KN 95 dengan filtrasi efisiensi (FE) mencapai 99, 4 persen. Angka itu disusul oleh jenis masker bedah dengan FE mencapai 87,3 persen.

"Selain daya hambat terhadap partikel yang perlu diperhatikan, daya kemudian menyebabkan kemudian kebocoran atau tidak juga perlu diteliti. Pada masker yang sama diteliti bagaimana masker dapat mencegah kebocoran dengan cara pemakaian sudah terstandarisasi," ungkapnya dalam konferensi pers, Jumat (18/8/2023).

"Kebocoran dari N95 (sebesar) 9 persen itu paling kecil. Dan masker bedah 35 persen, pada perban hanya 24 persen. Jadi ini bisa menjadi dasar ilmiah manakah yang perlu kita gunakan. Selain dari daya filtrasi, kebocoran juga menjadi pertimbangan," imbuh dr Feni.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Paru Ungkap Jenis Masker Paling Efektif Tangkal Polusi!"