Hagia Sophia

20 October 2023

Ini Beda Benjolan Karena Jerawat dan Mpox

Foto: Getty Images/JUN LI

Kerap dikira jerawat biasa, benjolan kecil yang muncul di kulit pasien cacar monyet atau Mpox awalnya memang sulit dibedakan. Kemungkinan besar pada tahap awal, permukaan dari benjolan tersebut masih terasa datar.

Setelahnya, berubah menjadi lenting yakni sudah berisi cairan, hingga kemudian menjadi kering seperti kopeng. Menurut dr Robert Sinto, SpPD, KPTI Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi KSM Ilmu Penyakit Dalam RSCM, satu hal signifikan yang kemudian membedakan Mpox dengan cacar air adalah lamanya gejala bertahan.

Perubahan gejala seperti lepuh di kulit pada Mpox bisa berlangsung berminggu-minggu, sementara pada kasus cacar air hanya dalam hitungan hari.

"Mpox sebetulnya penyakit yang dinamakan cacar seperti ada lepuh pada kulit, mungkin seperti membayangkan cacar air tapi lehernya kemerahan pada kulit dan kemudian menjadi timbul dan perubahan da isinya seperti air tapi lebih padat berubah lagi jadi koreng, kemudian akan hilang," tuturnya dalam webinar daring di Instagram @DinkesDKI, Kamis (19/10/2023).

Selama munculnya gejala, pasien berada di tahap berisiko tinggi menularkan sehingga perlu menjalani isolasi. Rata-rata pasien Mpox membutuhkan waktu sekitar tiga pekan untuk pulih.

Ancaman Komplikasi

Meski angka kematian Mpox relatif kecil yakni di bawah satu persen dari jumlah kasus, bukan berarti penyakit ini tidak bisa berujung mematikan. dr Robert merinci beberapa komplikasi yang bisa terjadi termasuk infeksi paru dan otak yang bisa berakhir fatalitas.

"Kalau yang komplikasi mild-nya ya di aspek kosmetik, keropeng, tidak dirawat dengan baik menjadi cacat," sambungnya.

Paling Banyak Menular Lewat Apa?

Mpox bisa menular melalui droplet, permukaan yang terkontaminasi, hingga kontak seksual. Namun, dalam catatan satu tahun terakhir di banyak negara infeksi banyak dilaporkan imbas perilaku seks berisiko. dr Robert menganjurkan agar setiap orang menghindari berhubungan intim yang bergonta-ganti pasangan.

"Salah satu kontak erat yang akhir-akhir ini dilaporkan adalah hubungan seksual. Nah, pada waktu itulah proses kontak seks yang bisa menularkan, dari satu pasien ke pasien lain."

"Dari 2023, kontak seks ini yang menjadi faktor sering dihubungkan peningkatan kasus cacar monyet dalam satu tahun belakangan ini," sambungnya,

Ini yang kemudian juga mengarah pada stigma kelompok tertentu. dr Robert mengecam penilaian penyakit yang dikaitkan dengan salah satu kelompok, dirinya menegakkan kasus Mpox bisa menyerang siapa saja, termasuk wanita yang kini angka kasusnya jauh lebih rendah ketimbang pria.

"Jangan memunculkan stigma yang membuat enggan nantinya mendatangi fasilitas kesehatan," tegas dia.






























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Beda Benjolan di Kulit Akibat Jerawat Biasa Vs Mpox"