Hagia Sophia

28 October 2023

Ngorok Saat Tidur Bisa Jadi Faktor Risiko Stroke

Foto ilustrasi: shutterstock

Sudah banyak yang memahami, kebiasaan seperti merokok dan pola makan tidak sehat merupakan faktor risiko serangan stroke. Namun rupanya, kebiasaan tidur mengorok juga secara tidak langsung merupakan faktor risiko stroke. Mengapa demikian?

Sebagaimana dijelaskan oleh dokter spesialis neurologi dr Sigit Dewanto H, SpN, FINS, FINA, adalah faktor risiko tidak langsung dari penyakit stroke. Pasalnya, kurang tidur bisa memicu hal-hal yang merupakan faktor risiko stroke tersebut sendiri, misalnya hipertensi atau tekanan darah tinggi), hingga penyakit diabetes.

Selain itu, kebiasaan mengorok saat tidur juga bisa menjadi faktor risiko stroke. Kondisi ini disebut sebagai Obstructive Sleep Apnea (OSA), dan lebih banyak dialami oleh pria.

"Kita orang-orang bilangnya 'wah jangan dibangunin orang tidurnya ngorok, berarti mitosnya pulas'. Tahunya nggak sehat ternyata. Penelitian terakhir, itu namanya OSA. Ada tesnya. Jadi ketahuan ngoroknya ngorok patologis atau nggak," terang dr Sigit saat ditemui detikcom di Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023).

Saat tidur, terjadi proses generasi sel pada tubuh. Jika seseorang tidur mengorok, ada kemungkinan tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen secara optimal. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit termasuk hipertensi, yang adalah faktor utama dari penyakit stroke.

"Jadi pada saat tidur, yang baik sebenarnya terjadi proses regenerasi sel-sel. Kita kan kerja seharian ya, capek dong sel-sel badan kita. Nah itu saatnya waktu kita tidur, itu mestinya selnya regenerasi. Itu mestinya diproses," jelas dr Sigit.

"Tapi karena kita tidur dalam tanda kutip karena nggak dapat oksigennya yang baik, ya sudah muncul penyakit-penyakit tadi. OSA tadi itu keadaan itu, kurang oksigen dalam badan saat tidur, sehingga menimbulkan banyak gangguan seperti darah tinggi dan teman-temannya tadi itu," pungkasnya.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Saraf Beri Warning! Sering Tidur Ngorok Bisa Jadi Faktor Risiko Stroke"