Hagia Sophia

16 November 2023

Coldplay Konser di Indonesia, Ini Manfaat Nonton Konser untuk Kesehatan Jiwa

Foto: AP/Mads Claus Rasmussen

Hari Rabu (15/11), Coldplay menggelar konser 'Music of the Spheres World Tour' di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Rakyat Indonesia dibuat antusias akan kehadiran band asal Inggris ini. Pasalnya, tiket Coldplay ludes terjual hanya dalam hitungan menit saja.

Konser Coldplay pun selalu dikaitkan dengan suatu acara yang megah dan penuh dengan keseruan hingga orang-orang rela membayar berjuta-juta rupiah untuk menyaksikannya. Lantas, ada nggak sih manfaat nonton konser musik untuk kesehatan?

Ya, menonton konser memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Seorang pecinta musik pasti paham betul bagaimana suatu konser dapat meningkatkan suasana hati. Beberapa penelitian pun telah menunjukkan berbagai manfaatnya.

Dikutip dari US News Health, berikut adalah manfaat menonton konser untuk kesehatan tubuh dan pikiran.

1. Mengurangi stres

Berdasarkan suatu studi yang dilakukan para peneliti dari Imperial College London, menonton konser musik dapat mengurangi pelepasan hormon kortisol dan hormon stres lainnya.

Para peneliti menemukan bahwa kadar kortisol 117 peserta penelitian menurun secara signifikan setelah menghadiri konser yang menampilkan paduan suara, ansambel tiup, dan musik orkestra.

Selain itu, ahli jantung di Cardiology Consultants of Philadelphia Dr Nirav N Mehta menjelaskan, menonton konser dapat mengurangi stres karena detak jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan yang menurun.

"Hasil fisiologis (dari menghadiri konser) adalah penurunan detak jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan," kata Dr Mehta.

2. Meredakan rasa sakit

Penelitian telah menunjukkan bahwa mendengarkan musik sebelum, selama dan setelah pembedahan memiliki efek analgesik (pereda nyeri) pada pasien.

Hal yang sama juga berlaku bagi orang-orang yang menghadiri konser, kata ahli onkologi, hematologi, dan spesialis penyakit dalam di dekat San Diego Dr Steven Eisenberg.

Ketika seseorang bersemangat di konser, otak akan melepaskan endorfin, yaitu neurotransmiter yang menghalangi rasa sakit.

"Mendengarkan musik yang Anda sukai dapat meningkatkan ambang batas rasa sakit Anda," kata Dr Eisenberg.

3. Meningkatkan rasa keterhubungan dan komunitas

Berupaya untuk datang ke konser dan menikmati musik bersama ribuan orang lainnya membuat seseorang merasa terhubung dengan orang lain. Dr Eisenberg berkata bahwa rasa keterhubungan dari kegiatan komunal ini baik untuk kesehatan mental dan umur yang panjang.

"Anda bersama komunitas Anda, dan Anda melakukan apa yang harus Anda lakukan untuk bisa sampai di sana - entah itu mengantre pengasuh anak, membayar harga tiket yang sangat mahal, atau berjuang melawan kemacetan," kata Eisenberg. "Anda merasa lebih baik jika Anda terhubung dengan orang lain, termasuk orang-orang di konser."

4. Memberikan kesempatan untuk merefleksikan hidup

Mendengarkan band favorit membawakan suatu lagu dapat membawa seseorang bernostalgia ke masa lampau saat pertama kali dirinya mendengarkan lagu tersebut.
Seperti melakukan terapi, hal ini dapat menghidupkan kembali segala emosi, seperti kegembiraan, kekecewaan, dan kepolosan dari masa itu, kata seorang profesor agama si Fordham University Thomas M Beaudoin.

"Ini adalah kesempatan untuk melihat kembali sesuatu yang ada di dalam diri Anda dan memikirkan di mana posisi Anda dengan (emosi) itu sekarang," kata Beaudoin. "Ini hampir sama dengan apa yang Anda lakukan dalam terapi."

5. Membakar kalori

Berjalan kaki di area tempat konser, melompat-lompat selama pertunjukan, hingga menari mengikuti irama lagu favorit secara tidak disadari menjadi olahraga yang dapat membakar kalori.

"Anda mungkin bergerak separuh waktu saat berada di konser. Anda menjadi bugar dan bahkan tidak menyadarinya," kata Dr Eisenberg.

Bahkan, ia menambahkan, diafragma juga akan terlatih ketika seseorang bersorak atau bernyanyi.

6. Meningkatkan rasa sejahtera

Orang yang secara teratur menghadiri pertunjukan musik memiliki perasaan sejahtera yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak, menurut sebuah studi oleh para peneliti di Deakin University di Australia yang diterbitkan pada bulan Juli 2016 di Sage Journals.

Para peneliti mewawancarai 1.000 orang untuk mendapatkan wawasan tentang hubungan antara keterlibatan mereka dengan musik dan rasa sejahtera.

"Temuan ini mengungkapkan bahwa terlibat dengan musik dengan menari atau menghadiri acara musik dikaitkan dengan (rasa sejahtera) yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak terlibat dengan musik dalam bentuk-bentuk ini," kata studi tersebut.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Coldplay ke Indonesia, Ini Manfaat Nonton Konser Musik untuk Kesehatan Jiwa"