Hagia Sophia

26 April 2026

MBG Kini Diberikan Bagi Kelompok Prioritas, Ini yang Bakal Dapat

Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)

Menyikapi arahan Presiden Prabowo Subianto, kini makan bergizi gratis (MBG) diprioritaskan bagi wilayah dengan angka kemiskinan dan prevalensi stunting tinggi. Menurut Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya, pemberian MBG bagi daerah rawan stunting, demi memastikan kecukupan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan mereka.

"Dari data yang kami terima, terdapat wilayah rawan pangan, wilayah dengan penduduk miskin, serta daerah dengan prevalensi masalah gizi yang menjadi dasar penentuan prioritas pelaksanaan program," beber Sony di Jakarta (23/4/2026).

Menurutnya, data tersebut mencakup ratusan kabupaten/kota yang menjadi fokus intervensi, dan akan digunakan sebagai acuan dalam distribusi program MBG di lapangan.

"Data-data ini kami gunakan agar pelaksanaan program MBG benar-benar terarah kepada wilayah yang membutuhkan, khususnya daerah rawan pangan, penduduk miskin, dan wilayah dengan masalah gizi," jelasnya.

Menurutnya, pendekatan berbasis data ini penting untuk memastikan bahwa kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan santri, dapat terlayani secara optimal.

"Dengan data yang terarah, intervensi program dapat difokuskan kepada kelompok yang paling membutuhkan," tambahnya.

BGN menegaskan bahwa pemanfaatan data wilayah prioritas ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas program sekaligus memastikan pemerataan akses layanan gizi di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BGN menggelar Rapat Koordinasi Penyelarasan Data Penerima Manfaat Program MBG pada 23 April 2026 di Badan Gizi Nasional, Jakarta.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Prabowo Minta MBG Fokus ke Kelompok Prioritas, Ini yang Bakal Dapat"