Hagia Sophia

21 January 2023

Seberapa Bahayanya Konsumsi Minyak Jelantah?

Penjelasan dokter perihal efek penggunaan minyak goreng berulang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tuayai

Viral di media sosial, hidangan kuliner dengan siraman minyak pada sambel dan sepiring nasi. Warganet ramai menyoroti risiko penyakit efek memakan minyak sebanyak itu.

"Dikasih makan nasi minyak karena penyajiannya itu full minyak goreng," tertera video viral jual nasi minyak, dilihat detikcom Selasa (17/1/2023).

Dokter menjelaskan, beberapa risiko penyakit dari sering mengkonsumsi makanan berminyak tak lain displidemia hingga ateriosklerosis atau pengapuran dinding pembuluh darah. Namun di samping itu, yang kerap juga menjadi sorotan warga yakni penggunaan minyak secara berulang pada hidangan goreng-gorengan.

Lantas apa bahayanya memakan hidangan dengan minyak yang dipakai berulang, bahkan yang warnanya sudah kehitaman?

"Dengan minyak yang hitam sendiri di luar bahwa itu juga meningkatkan fraksi minyak tapi ini juga adalah sumber dari radikal bebas. Minyak jelantah, minyak yang dipakai berulang kali sampai warnanya sudah berubah itu. Itu bisa menjadi sumber radikal bebas sehingga ada potensi meningkatkan risiko kanker," kata spesialis penyakit dalam dari Junior Doctor Network Indonesia, dr Andi Khomeini Takdir Haruni atau yang disapa dr Koko pada detikcom.

"Terus dia juga kaya akan kandungan lemak trans sehingga ini bisa lebih mendorong terjadinya obesitas," ujarnya lebih lanjut.

dr Koko menerangkan, minyak yang dipakai berulang kali atau disebutnya sebagai minyak jelantah juga bisa memicu penyakit degeneratif seperti alzheimer, parkinson, dan beberapa penyakit degeneratif lainnya.

"Terakhir mungkin minyak yang dipakai berulang kali itu juga bisa menjadi media yang cocok untuk kuman tertentu yang bisa menyebabkan penyakit seperti Clostridium botolinium yang menyebabkan botulisme," pungkas dr Koko.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Kuliner Nasi Minyak, Bisa Begini Bahayanya Konsumsi Minyak Jelantah"