Hagia Sophia

18 January 2023

Update COVID-19: 18 Januari 2023 Kasus COVID-19 Bertambah 339 dan 10 Meninggal

istimewa

Corona di Indonesia semakin menurun drastis setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut. Per hari ini Rabu (18/1/2023), ada penambahan 339 kasus baru, 433 kasus sembuh, dan 10 kasus kematian.

Angka kumulatif sejak COVID-19 merebak tercatat sebanyak 6.727.007, sementara kematian 160.756 kasus. Kasus aktif terus menurun, berkurang 104 dari semula, menjadi 6.515 orang yang membutuhkan perawatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut kondisi COVID-19 di Indonesia sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut relatif terkendali. Dua keberhasilan di baliknya adalah tes genome sequencing dan riset antibodi COVID-19.

Antibodi atau kekebalan masyarakat terkait COVID-19 terus meningkat. Jika dirinci sejak awal Januari 2022, saat itu 87 persen warga Indonesia sudah memiliki daya tahan tubuh di titer antibodi 400-an.

Kemudian, enam bulan setelahnya, sudah 98 persen populasi Indonesia yang memiliki kekebalan melawan COVID-19 di level titer antibodi dua ribuan. Menurut Menkes, itu adalah alasan Indonesia tidak kembali 'diamuk' COVID-19 seperti China, Jepang, hingga beberapa negara di Eropa dan Amerik Serikat.

"Berbeda dengan kejadian di Eropa atau sekarang di Jepang dan China, Jepang sampai 200 ribu per hari, itu karena ada XBB dan BQ.1, di kita masuk, kita bisa lewati," sebutnya dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023, yang disiarkan di YouTube Kemendagri, Selasa (17/1/2023).























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Makin Turun! COVID-19 RI 18 Januari Bertambah 339 Kasus Baru, Kematian 10 Jiwa"