Hagia Sophia

18 January 2023

Beberapa Kota Ini Disebut Kota Layak Anak, Tapi Iklan Rokok Berdekatan dengan Sekolahan

Ada iklan rokok didekat sekolah (Foto: (iStock))

Plt Asdep Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Rini Handayani menyoroti laporan Forum Anak dari berbagai daerah soal maraknya iklan rokok. Mirisnya, banyak iklan yang dengan sengaja dipasang di jalanan dilewati anak.

Hal itu diidentifikasi pada sembilan kabupaten dan kota yang sebelumnya masuk kategori KLA atau Kota Layak Anak. Padahal, dalam pemenuhan kriteria KLA, salah satu indikatornya adalah meniadakan iklan dan promosi yang berpotensi memicu kecanduan rokok pada anak.

Menurut Rini, indikator tersebut memang menjadi salah satu pekerjaan rumah yang masih kerap sulit diatasi. "Nah hanya kadang-kadang yang perlu kita dorong ke kab/kota ini indikator ke-17, ini menjadi indikator yang paling sulit dalam pencapaian peningkatan nilainya. Butuh strategi dari lintas sektor meningkatkan indikator ke-17 ini," responsnya, soal temuan iklan rokok.

Ada sembilan kota yang ditemukan masih banyak memajang iklan baik berupa spanduk hingga neonbox di sekitaran lingkungan anak. Berikut temuannya.

Kabupatan Sleman

Total ada 132 titik penjualan rokok. Sementara satu dari tiga iklan yang tersebar berada di sekitar sekolah, iklan paling banyak ditemukan berbentuk stiker. Adapun jenis iklan sebanyak 86 persen bertemakan merek rokok.

Khusus iklan promosi dan sponsorship luar ruang, enam di antaranya berada di sekitar sekolah, lagi-lagi kebanyakan jenis iklan bertema merek rokok.

Kabupaten Siak

Total delapan titik penjualan yang dianalisis, sementara iklan biasanya berbentuk stiker dan neonbox bertemakan seni persahabatan dan menampilkan merek.

Ada lima iklan dan satu promosi di luar ruang berbentuk spanduk dan billboard.

Kota Bekasi

Iklan promosi dan sponsorship (IPS) di luar ruang Kota Bekasi, ada 198 titik penjualan, delapan persen yang dilaporkan berada di pinggir jalan dilalui anak. Sementara 74 persen iklan berbentuk stiker dan kebanyakan bertemakan merek rokok.

Total IPS amat banyak yakni 279, 96 persen bentuk promosi mencantumkan harga, 80 persen berbentuk spanduk.

Kota Tangerang

Ada 29 titik penjualan, 41 persen di sekitar sekolah, 41 persen di pinggir jalan. Sementara 90 persen iklan berbentuk stiker. Dari temuan lebih lanjut, terdapat 69 IPS rokok luar ruang, 50 persen di sekitar sekolah 83 persen iklan berbentuk spanduk.

Cara promosi mereka dengan mencantumkan harga rokok.

Kota Banjarmasin

Tidak kalah banyak dengan Kota Bekasi, di Kota Banjarmasin ada 252 titik penjualan, 85 persen di pinggir jalan yang dilalui anak, 90 persen promosi lewat harga.

Selanjutnya, terindetifikasi 108 IPS rokok luar ruang, 65 persen bentuk spanduk, ada yang berbentuk mobil, kegiatan musik, kegiatan sosial, 98 persen bentuk promosi menanctumkan harga rokok.

Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

Sebanyak 8 titik penjualan, 6 di dekat sekolah berbentuk neon box dan display, tema petualangan atau masukulitas. Sementara 23 IPSrokok luar ruang, 83 persen bentuk spanduk, 83 persen promosi mencantumkan harga.

Kota Makassar

Forum Anak Kota Makassar mengidentifikasi 19 IPS rokok luar ruang dalam bentuk spanduk dan iklan tema merek rokok, gapura dan mobil.

"Hampir tidak ada wilayah yang terbebas dari IPS di Makassar, karena perusahaan tidak pandang bulu dalam menempatkan iklan mereka mulai dari lorong-lorong, gang sempit sampai jalan besar, bahkan untuk bersekolah, rekreasi dan kegiatan anak lain," terang perwakilan Forum Anak, Alya, dari Kota Tangerang.

Kota Pesisir Selatan

Ditemukan 61 titik penjualan dan 155 IPS rokok luar ruang. Adalah 2 dari 3 berada di titik jalan banyak dilalui oleh anak, 48 persen iklan berbentuk stiker. 

80 persen berdada di pinggir jalan yang dilalui anak.

"Instansi pemerintah neon boxnya iklan rokok sampai warung santan taplak mejanya spanduk rokok."

Kota Pangkal Pinang

Total ada 9 titik iklan penjualan, 5 di antaranya sekitar sekolah berbentuk stiker dengan tema petualangan. Sementara 207 IPS rokok luar ruang, 69 persen berada di pinggir jalan yang dilalui oleh dan ada di sekitar sekolah bahkan kolaborasi info razia kendaraan dengan iklan rokok, 13 sponsor musik, 50 persen promosi dalam bentuk spanduk, 28 persen iklan dalam bentuk billboard.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Katanya Kota Layak Anak, Kok Iklan Rokok di 9 Kab/Kota Ini Dekat Sekolah"