Hagia Sophia

07 February 2023

COVID-19 Varian Kraken Sudah Ditemukan di Beberapa Wilayah Ini

Sudah ada 3 kasus varian Kraken yang teridentifikasi di 3 wilayah Indonesia (Foto: Getty Images/loops7)

Virus COVID-19 terus bermutasi. Mutasi terbarunya ialah varian Kraken atau Omicron XBB 1.5 yang sudah terdeteksi di Indonesia, saat tercatat sebanyak 3 kasus, ini diumumkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Kamis (2/2/23).

"Kraken, iya ada 3 kasus," ucap Kepala Biro Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi detikcom Kamis (2/2).

Diketahui, ketiga pasien varian Kraken tersebar di wilayah yang berbeda. Kepala Biro Komunikasi Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan sebaran tiga wilayah tersebut.

"Balikpapan, Tangerang Selatan, dan Jakarta," tambah dr Nadia.

Awal Mula Terdeteksi di Balikpapan

Kasus varian Kraken pertama kali terdeteksi pada warga negara Polandia yang melakukan perjalanan ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Warga negara asing (WNA) tersebut diketahui sempat bermalam di DKI Jakarta.

Walaupun varian Kraken dikenal sebagai varian Corona yang paling menular, gejala yang dirasakan pasien pertama tersebut relatif lebih ringan. Diketahui, pasien merasakan gejala berupa batuk ringan. Meskipun demikian, kondisinya sudah membaik dan dinyatakan negatif setelah menjalani isolasi mandiri selama delapan hari.

Pasien Kedua Terdeteksi Saat Pulang Umrah

Kasus kedua varian Kraken diketahui berasal dari perempuan domisili Pamulang, Tangerang Selatan. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan jika pasien baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Iya betul ada kasus baru varian Kraken, terdeteksi di 31 Januari, positif COVID-19 XBB.1.5," ungkap dr Maxi saat dikonfirmasi, Rabu (1/2/2023).

Saat dilakukan tracing atau pelacakan yang berkontak erat, ternyata terdapat tambahan satu orang yang dinyatakan positif varian Kraken usai pemeriksaan swab.

Gejala Varian Kraken

Secara umum, COVID-19 varian Kraken 'super menular' memang tidak memicu gejala khas atau berbeda dengan COVID-19 lainnya, yakni:
  • Suara serak dan sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Demam hingga 39 derajat Celcius
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menyarankan masyarakat untuk segera divaksinasi COVID-19 booster kedua, meningkatkan antibodi pasca vaksinasi yang menurun lantaran sudah lewat dari enam bulan pasca disuntik. Meski Indonesia kemasukan varian Kraken, Menkes memastikan tak ada pengetatan terkait penanganan virus Corona.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Mohon Perhatian! Kasus COVID-19 Varian Kraken RI Sudah Menyebar di 3 Wilayah Ini"