Hagia Sophia

10 February 2023

Transisi Pandemi ke Endemi, Menkes: Boleh Copot Masker Asal Sehat

Ilustrasi prokes COVID-19. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Fajri Hidayat)

Baru-baru ini pemerintah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Di samping itu, masker juga boleh dilepas selama dalam kondisi sehat.

"Kita sudah lihat pandemi ini terkendali, masyarakat sekarang hanya diimbau prokesnya, hati-hati kalau memang masyarakat merasa sehat nggak apa-apa nggak pakai masker, tapi kalau merasa tidak sehat ya pakai maskernya," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (8/2/2023).

Pelonggaran aturan COVID-19 di Tanah Air dipicu oleh menurunnya kasus dan nihilnya gelombang baru. Atas dasar itu, pemerintah melalui Kemenkes RI melakukan berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meninjau status pandemi.

"Nanti sedang kita persiapkan supaya pandemi ke endemi jadi bagus," ungkap Wamenkes Dante Saksono Harbuwono ketika ditemui detikcom di Gedung IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Senen, Jakarta Pusat, Kamis (9/2/2023).

Sementara itu, Dekan FKUI Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menyebut masyarakat harus siap menghadapi transisi pandemi ke endemi. Sebab, ketika endemi COVID-19, protokol kesehatan akan menjadi tanggung jawab masyarakat.

"Saya sih prinsipnya begini lah, tentu kita mesti lihat apa yang terjadi saat ini. Kondisinya semakin baik dan saya dalam beberapa kesempatan juga menyampaikan, 'kita endemi maka masyarakat harus siap'," kata Prof Ari ditemui detikcom di Gedung IMERI FKUI, Senen, Jakpus, Kamis (9/2/2023).

"Apa? Tadi, vaksin harus berbayar, kemudian juga yang selama ini mungkin ada obat-obatan atau perawatan yang gratis itu dihapuskan gitu loh. Karena kalau endemi yaudah itu menjadi tanggung jawab masyarakat," lanjutnya.

Di samping itu, Prof Ari juga mengimbau pemerintah agar tetap berwaspada meskipun nantinya COVID-19 sudah menjadi endemi. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar COVID-19 tidak menjadi kejadian luar biasa (KLB) nantinya.

"Tetapi tentu 'pemerintah harus juga mengantisipasi mengenai progres kasus ini di lapangan'. Jangan sampai juga endemi (COVID-19) terjadi KLB gitu," tutur Prof Ari.

Prof Ari juga memberikan komentarnya terkait sero survei atau tingkat kekebalan masyarakat RI yang mencapai 99 persen. Meski tergolong tinggi, masyarakat tetap diimbau untuk tetap divaksin, sekalipun Indonesia sudah berstatus endemi nantinya.

"Kalau vaksin nggak bisa (dihapus), karena sementara ini kan kita harus mem-booster. Ya setiap enam bulan, setahun. Karena tetap antibodinya akan turun," ujarnya.

"Memang ada satu berita bagus, tapi ini tentu menurun karena kita harus menjaga ini (sero survei) tetap tinggi gitu," pungkasnya.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "RI Transisi Pandemi ke Endemi! Boleh Copot Masker Asal Sehat, Ini Catatan Ahli"