Hagia Sophia

18 April 2023

Napi Ini Meninggal Akibat Tubuhnya Digerogoti Kutu Kasur, Bagaimana Bisa?

Penampakan sel tempat napi yang tewas digerogoti kutu kasur. (Foto: Facebook/ The Harper Law Firm)

Seorang narapidana di Atlanta, Amerika Serikat, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan. Tubuh pria bernama Lashawn Thompson itu tergeletak di dalam sel penjara dengan serangga dan kutu kasur yang menggerogotinya.

Pengacara keluarga Thompson, Michael D Harper, merilis beberapa foto yang menunjukkan kondisi tubuh pria berusia 35 tahun itu. Dalam salah satu foto, tubuh Thompson terlihat kurus dengan bantalan defibrillator di dadanya.

Selain itu, di bagian tubuhnya tampak seperti ada gigitan serangga kecil. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda trauma yang jelas pada tubuh Thompson.

Harper juga mengirim salinan laporan medis Fulton County yang mencantumkan penyebab kematian Thompson. Meski belum disebutkan jelas penyebab kematiannya, tetapi laporan mencatat adanya infestasi kutu busuk yang parah di selnya.

"Tuan Thompson ditemukan tewas di sel penjara yang kotor setelah dimakan hidup-hidup oleh serangga dan kutu busuk," kata Harper dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari BBC, Senin (17/4/2023).

"Sel penjara yang ditempati Tuan Thompson tidak cocok untuk hewan yang sakit. Dia tidak pantas menerima ini," tegasnya.

Bagaimana Bisa Kutu Kasur Menewaskan Manusia?

Ahli serangga dari Universitas Kentucky yang khusus meneliti kutu kasur, Michael Potter, mengatakan belum pernah melihat kasus seperti ini. Umunya, kutu kasur tidak mematikan.

Namun, dalam beberapa kasus langka paparan panjang dari kutu kasur secara masif bisa menyebabkan anemia akut dan mematikan jika tidak ditangani.

"Saya sudah berurusan dengan kutu busuk selama lebih dari 20 tahun. Tapi, saya belum pernah melihat sesuatu yang setingkat ini jika memang ini yang saya lihat. Kutu kasur meminum darah dalam jumlah yang sangat banyak pula," jelas Potter.

Selain itu, Potter juga menjelaskan reaksi lain yang bisa disebabkan kutu kasur. Di kasus-kasus yang ekstrem, korban bisa mengalami reaksi alergi dan kejang-kejang yang dapat berujung kematian.

Apa Itu Kutu Kasur?
Kutu kasur atau kutu busuk (Cimex lectularius) adalah serangga kecil atau parasit yang memakan darah manusia dan hewan saat mereka tidur. Serangga ini berbentuk pipih, berwarna coklat kemerahan, tidak bersayap, dan dapat hidup beberapa bulan tanpa makan darah.

Dikuti dari CDC, Kutu busuk tidak diketahui menyebarkan penyakit. Kutu busuk bisa menjadi gangguan karena keberadaannya dapat menyebabkan gatal dan kurang tidur.

Dampak Gigitan Kutu Kasur
Terkadang rasa gatal dapat menyebabkan garukan berlebihan yang terkadang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi kulit sekunder. Namun, gigitan kutu busuk ini bisa menimbulkan dampak yang berbeda pada setiap orang.

Respons gigitan dapat berkisar dari tidak adanya tanda-tanda fisik gigitan, hingga bekas gigitan kecil, hingga reaksi alergi yang serius. Kutu busuk tidak dianggap berbahaya. Namun, reaksi alergi terhadap beberapa gigitan mungkin memerlukan perhatian medis.

Gejala Gigitan Kutu Kasur
Gejala alergi ini dapat berupa:
  • Bekas gigitan yang membesar
  • Pembengkakan yang menyakitkan di lokasi gigitan
  • Pada kesempatan yang jarang dapat menyebabkan anafilaksis





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Picu Napi di AS Tewas, Kok Bisa Kutu Kasur Mematikan?"