Hagia Sophia

09 May 2023

Akibat Penggunaan Rokok Elektrik Remaja Pria Usia 16 Tahun Ini Tewas

Ilustrasi vape. (Foto: Getty Images)

Seorang remaja 16 tahun asal Israel bernama Meidan Keller meninggal dunia ketika dirawat di rumah sakit karena paru-parunya yang kolaps. Penyakit tersebut disebut disebabkan oleh penggunaan rokok elektrik.

Tak lama usai pengumuman meninggalnya Meidan dari postingan sang ayah, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa Meidan meninggal dunia setelah pasien terputus dari mesin oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO). Mesin tersebut berguna untuk memberi bantuan jantung dan pernapasan.

"Detail awal menunjukkan bahwa anak laki-laki itu meninggal setelah memutuskan hubungan dengan ECMO karena alasan yang tidak diketahui," kata Pusat Medis Anak-anak Schneider Israel dikutip dari The Times of Israel, Senin (8/5/2023).

Pihak rumah sakit mengatakan bahwa kasus tersebut sudah dialihkan ke Kementerian Kesehatan untuk diselidiki. Dalam sebuah wawancara, ayah Meidan mengatakan putranya meninggal ketika ia keluar dari ruangan sebentar. Ia mengungkapkan mesin tersebut bisa mudah dengan lepas.

"Saya pergi untuk mengambil makanan, saya menyuruh perawat untuk menjaganya karena saya akan keluar ruangan. Setelah dua menit, saya mendengar teriakan dari lorong dan mereka melakukan CPR padanya," kata ayah Meidan, Yariv Keller.

"Saya melihat rumah sakit mengeluarkan pernyataan bahwa dia telah memutuskan hubungan dengan mesin itu sendiri. Jika ada yang melihat Meidan melepaskan tabungnya, mereka harus memberi tahu kami. Itu adalah tabung yang terhubung ke arteri di leher, bergerak di tempat yang salah bisa membuatnya kendor," sambungnya.

Adapun lebih lanjut, Yarif meminta orang tua memastikan anak-anaknya tidak menggunakan rokok elektrik. Menurutnya akses rokok elektrik di tengah remaja sangat mudah.

"Sayangnya rokok elektrik dapat diakses anak-anak. Sebagai orang tua, saya dan istri terlibat dalam kehidupan Meidan, tetapi tidak ada kontrol total. Anda dapat mendidik, tetapi sulit untuk mencegah rokok," ucapnya.

Terkait dengan dampak yang dapat ditimbulkan rokok elektrik, Asosiasi Dokter Kesehatan Masyarakat Israel menyerukan tindakan pencegahan yang lebih besar untuk memblokir penjualan produk tembakau kepada anak-anak dan mendesak larangan rokok elektrik.

"Menggunakan rokok elektrik membahayakan nyawa," ucap pejabat Kesehatan Masyarakat Israel Hagai Levine.

Adapun lebih lanjut, sebelumnya Menteri Keuangan Israel sempat mendapat kecaman keras dari pejabat kesehatan. Hal tersebut terjadi karena Menkeu Israel menandatangani penurunan pajak rokok elektrik hingga 20 persen.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Nahas, Remaja 16 Tahun Tewas Imbas Paru-paru Kolaps Dipicu Vape"