Hagia Sophia

09 May 2023

Dengan Anggaran Rp 14 T, Kemenkes Akan Siapkan Alat Kesehatan ke Seluruh Wilayah Indonesia

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth)

Data Kementerian Kesehatan RI, saat ini kematian tertinggi di Indonesia disebabkan oleh penyakit kanker, jantung, stroke, dan uro-nefrologi (KJSU). Namun, tenaga dan alat kesehatan terkait masih tergolong sedikit.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) bersama dengan Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu) meluncurkan beasiswa fellowship dokter spesialis di dalam dan luar negeri. Selain itu, alat-alat kesehatan juga disiapkan guna menunjang para dokter yang telah mendapatkan pendidikan sub-spesialis.

"Alat-alat kesehatan 'kan kita rencananya pasang mamografi di seluruh kabupaten kota. Kita siapkan cath lab (kateterisasi jantung) yang bisa digunakan untuk penyakit jantung dan stroke di seluruh kabupaten-kota," ungkapnya, Senin (8/5/2023).

"Kita mau pasang radioterapi untuk cancer di semua provinsi. Itu totalnya mungkin deket 1 miliar dolar AS (atau setara Rp14,7 triliun) dan kita sudah bicara dengan Bappenas dan Keuangan dan sudah masuk ke bluebooks dan greenbooks-nya Bappenas sehingga nanti akan mulai diimplementasikan tahun ini," lanjutnya.

Beasiswa fellowship yang diluncurkan Kemenkes dan LPDP ini dikhususkan untuk empat layanan yang berhubungan dengan kematian tertinggi. Para dokter yang tergabung dalam program ini akan menjalani pendidikan di luar negeri selama 3 sampai 24 bulan.

Untuk melakukan pemerataan kesehatan, Kemenkes juga dengan organisasi profesi dan kolegium.

"Bekerja sama dengan organisasi profesi jantung, anak, dan kolegium jantung dan anak. Memang yang dipilih adalah dokter-dokter umum atau spesialis yang ambil sub-spesialis di daerah yang masih belum lengkap dan kita juga bekerja sama dengan organisasi perawat," pungkasnya.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Sat Set Penuhi Alkes di RI, Siap Gelontorkan Rp 14 Triliun"